Dua Srikandi SMAN 1 Manggar Jawara

by -
Dua Srikandi SMAN 1 Manggar Jawara
Helena Nuryatul Halifah menyabet gelar juara 1 lomba pidato online Temu Ilmiah Hukum 2020.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – SMA Negeri 1 Manggar kembali torehkan prestasi membanggakan. Helena Nuryatul Halifah dan Zahra Hafizah Rahma berhasil menyabet gelar juara 1 dan 2 lomba pidato online Temu Ilmiah Hukum 2020.

Lomba yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung ini diikuti oleh siswa dan mahasiswa. Dengan judul pidato “Membangun generasi milenial untuk persatuan Indonesia di era revolusi 4.0”, Helena berhasil memperoleh skor total 2633 dan menghantarnya menduduki tahta tertinggi lomba ini. Tidak hanya Helena, Zahra pun kembali mengharumkan nama SMA Negeri 1 Manggar di posisi kedua dengan total skor 2571.

“Allhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas berkat dan ridhonya saya bisa juara lomba Pidato Online yang di adakan oleh Universitas Bangka Belitung,” ucap Helena seperti dilansir dari siaran pers SMAN 1 Manggar.

Siswi kelas XI ini mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti lomba pidato secara online. Ia mengaku lomba ini cukup berbeda dengan lomba-lomba yang sebelumnya pernah diikuti. “Beda sih, kalau pidato biasanya kan ditonton banyak orang secara langsung. Nah disini bedanya saya harus berbicara dengan lensa kamera,” ujarnya.

Berawal dari kekwahtiran Helena terhadap generasi millennial dalam penggunaan teknologi, ia mengangkat tema tersebut dalam pidato yang dibawakannya. Menurut Helena, revolusi industri perkembangan teknologi membawa pengaruh yang cukup besar untuk generasi milenial saat ini. Salah satu contohnya banyak yang mudah percaya akan berita yang belum jelas kebenarannya.

Hal ini tanpa sadar membuat bangsa terprovokasi hingga lerai akan kasih serta tanpa sadar telah mengancam sila ke 3 pancasila yakni Persatuan Indonesia. Oleh sebab itu, dalam pidatonya ia berharap generasi milenial harus bijak dalam menggunakan teknologi dan informasi yang semakin berkembang. Menutup wawancaranya Helena tidak lupa untuk berterima kasih kepada pihak yang telah mendukung.

“Terima kasih sebanyak banyaknya kepada pihak sekolah yang memfasilitasi dan mendukung penuh dalam kegiatan lomba seperti ini, dan juga dukungan orang tua dan teman teman. Tanpa itu semua mungkin saya bukan apa apa,” ucap Helena.

Senada dengan Helena, Zahra Hafizah Rahma juga mengucapkan syukur atas prestasi yang didapatkannya. Siswi yang akrab disapa Ara ini juga mengucapkan terimakasih yang sebesarnya untuk segala dukungan yang diberikan.

“Alhamdulillah, bersyukur dan senang tentunya dengan rejeki yang saya dapatkan lewat lomba ini. Lomba ini semakin mengasah kemampuan saya di bidang public speaking serta menjadi bukti bahwa pandemi bukan alasan untuk berhenti berprestasi. Semoga teman-teman lain juga terus semangat untuk mengharumkan nama SMAN 1 Manggar di berbagai kompetisi,” pungkas Ara.

Sri Yuliani, pembimbing kedua siswa ini mengaku benar-benar sangat terharu dan bangga. Dia mengaku bahwa keduanya adalah siswa yang berbakat dan luar biasa.

“Helena dan Ara adalah dua anak yang mempunyai semangat tinggi berprestasi. Saya paham dan tahu betul, khususnya Helena yang selalu ikut lomba-lomba pidato dan Alhamdulillah selalu juara karena bakatnya”. Nah kalau Ara, selain lomba pidato dia juga sering menang lomba nulis dan selalu menang juga,” ungkap Sri Yuliani.

Kepala SMA Negeri 1 Manggar, Sabarudin yang mendapatkan kabar ini mengaku benar-benar bangga akan prestasi ini. Ia mengaku prestasi-prestasi ini adalah bukti nyata bahwa pandemi bukan halangan untuk berprestasi.

“Prestasi ini sebenarnya bukti yah, bukti bahwa pandemi ini sebenarnya memberikan motivasi yang sangat besar bagi siswa. Motivasi seperti apa? Motivasi untuk semakin kreatif, inovatif, dan produktif dalam berbagai bidang sesuai keahlian mereka,” tukas Sabarudin. (rel)