Dugaan Kecurangan Pemilu Tak Terbukti

by -
Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung Heikal Fackar saat menerima berkas dari pelapor Kasbiransyah.

*Hasil dari Tindaklanjut Bawaslu Belitung

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Dua kasus dugaan kecurangan dalam pemilu 2019 tidak naik ke proses penyidikan. Pasalnya, masing-masing kasus seperti indikasi penggelembungan suara dan kecurangan hasil penulisan di PPK tidak memenuhi unsur.

Sebelumnya, sebanyak delapan calon anggota legislatif (Caleg) melaporkan adanya indikasi pelanggaran kecurangan tindak pemilu DPRD Dapil II Tanjungpandan ke Bawaslu Kabupaten Belitung, Selasa (23/4) lalu.

Dalam hal ini mereka menyatakan sikap. Pertama sejumlah caleg melihat banyaknya dugaan penggelembungan suara terhadap partai tertentu. Oleh karenanya, mereka menyatakan menolak hasil penghitungan suara di tingkat PPK.

Kedua, meminta penghentian penghitungan surat suara di tingkat PPK. Ketiga, meminta pihak Gakkumdu melaksanakan fungsinya dan mengusut tuntas terhadap dugaan penggelembungan suara di tingkat KPPS sampai ke aktor di belakangnya.

Selain itu, termasuk juga terhadap dugaan pelanggaran kampanye yang sudah dilaporkan sebelumnya kepada pihak berwajib, dalam hal ini ke Bawaslu Kabupaten Belitung.

Keempat, dikarenakan dugaan pelanggaran dan kecurangan yang terstruktur dan masif. Maka mereka meminta dilakukan proses pemilu ulang khusus legislatif DPRD tingkat II di semua Dapil di Kabupaten Belitung.

Kelima, mereka akan melakukan laporan tindak pidana Pemilu, gugatan hukum dan mengawal laporan pelanggaran pemilu 2019 yang sudah dilaporan ke Bawaslu Kabupaten Belitung.

Sedangkan untuk dugaan kecurangan yang dilaporkan Caleg Golkar Aly Satikin (Acoy), juga tidak sampai ke proses hukum. Sebelumnya, Acoy melapor pada Jumat (26/4) lalu lantaran merasa dicurangi oleh petugas PPK di GOR Tanjungpandan.

Yakni, terkait perubahan suara partai ke suara salah satu caleg. Dalam hal ini, Acoy mengumpulkan sejumlah barang bukti. Salah satunya berupa coretan yang dilakukan oleh oknum petugas tersebut. Lantas, dia melaporkan ke Bawaslu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung Heikal Fackar mengatakan, dua laporan yang diterima sudah ditindaklanjuti. Jajarannya telah turun langsung ke lapangan. Dari hasil penelusuran itu, tidak ditemukan kecurangan seperti yang dilaporkan.

“Hasil tindak lanjut dari Bawaslu, yakni mengkroscek dan datang ke lapangan, dan mencari bukti-bukti seperti salinan C1. Hasilnya tidak ditemukan indikasi penggelembungan suara. Bahkan suara tersebut sudah direkap dan diperbaiki,” terang Heikal.

Sedangkan untuk Aly Satikin, Bawaslu Kabupaten Belitung mempertemukan antara si penulis hasil di PPK dan Ketua KPU Kabupaten Belitung Soni Kurniawan. “Hasil dari laporan salah tulis tersebut sudah diperbaiki. Sehingga sudah tidak ada masalah,” pungkasnya. (kin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *