Dukcapil Beltim Buka Layanan Cetak KIA

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Beltim, Ernadi.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Beltim, Ernadi.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Beltim membuka layanan cetak Kartu Identitas Anak (KIA) di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Manggar. Dipilihnya pusat perbelanjaan agar warga yang kebetulan hendak berbelanja dapat sekaligus mengurus data kependudukan anak mereka.

RajaBackLink.com

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Beltim Ernadi disela-sela kegiatan mengatakan identitas kependudukan merupakan salah satu dokumen penting bagi setiap penduduk. Hal tersebut juga berlaku bagi anak-anak yang belum diberikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebelum berusia 17 tahun atau telah menikah.

Selain itu, penyiapan dokumen kependudukan seperti Kartu Identitas Anak adalah bentuk dukungan Kabupaten/Kota terhadap program Kabupaten Layak Anak di Provinsi Bangka Belitung.

“Jadi memang juga ada himbauan dari tingkat Provinsi bahwa kita ikut mendukung hari Kabupaten Layak anak. Salah satunya kita berupaya merapikan administrasi kependudukan dari sisi akte kelahiran. Kami berupaya disamping selama ini tetap menyisir pelayanan akte kelahiran, kami juga melayani Kartu Identitas Anak (KIS),” ujar Ernadi, Jum’at (12/7) kemarin.

Pentingnya KIA, juga terkait dengan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Dinas Pendidikan. Dengan adanya KIA, pihak sekolah dapat memastikan alamat tinggal calon peserta didik apakah termasuk zonasi sekolah yang mereka daftarkan.

Baca Juga:  Puluhan Liter Miras Tuak & Arak Diamankan dari Bengkel Ban Motor

“KIS ini berkaitan pula dengan zonasi sekolah, kadang-kadang ditanya, dibutuhkan sekolah-sekolah. Kalau ada KIS ada nomor NIK, itu juga salah satu kerjasama dengan Dinas Pendidikan,” kata Ernadi.

Ernadi menjelaskan, pelayanan pembuatan KIA diluar kantor Dukcapil dilakukan secara spontanitas dan memudahkan para orang tua. Apalagi pelayanan yang diberikan Dukcapil tanpa perlu melampirkan dokumen kependudukan lain.

“Ini secara spontanitas, ketika ada masyarakat yang kebetulan hendak berbelanja, kami tanya apakah sudah punya KIS, kalau belum silahkan (daftar). Ini tanpa membawa persyaratan apapun, jadi spontanitas. Kalau biasanya harus bawa KK atau identitas lain, ini sama sekali tidak,” sebut Ernadi.

“Jadi sistemnya, data orang tuanya langsung kami panggil di Server. Insya Allah ketika daftar, langsung kami cetak hari ini, bisa ditunggu,” imbuhnya.

Ernadi mengaku, kepemilikan KIA di Kabupaten Beltim baru berkisar 46 persen. Hal ini tentu perlu ditingkatkan dengan inovasi jemput bola seperti membuka layanan di tempat yang ramai dikunjungi masyarakat.

Baca Juga:  Truk Pengangkut Pupuk Terguling

“Kita baru sekitar 46 persen di Beltim. Inilah yang harus kita kejar jangan sampai terlalu rendah dari Kabupaten lain. Memang Kabupaten lain juga belum terlalu tinggi tapi jangan sampai kita tidak ada upaya meningkatkannya,” sebut Ernadi.

Melayani pembuatan KIA, kata Ernadi, tidak terdapat kendala berarti. Biasanya kendala pembuatan dokumem kependudukan hanya bersifat teknis seperti kerusakan mesin yang harus menunggu kiriman suku cadang.

“Kendala yang berat dari sisi pelayanan tidak ada. Cuman kita kemarin tersangkut dengan perangkat, alat cetak kita kurang. Jadi kita agak sedikit lambat menyelesaikan cetak. Tapi sekarang sudah lancar, dan tadi pagi juga sudah datang sparepart dan langsung bisa digunakan dan tidak lagi menjadi kendala,” bebernya.

Kedepan, Ernadi berjanji akan lebih memperluas pelayanan cetak KIA di Kecamatan-Kecamatan lainnya. Sebagai langkah awal, evaluasi akan dilakukan agar pelayanan Dukcapil semakin baik kedepan.

“Ini permulaan, dan tidak menutup kemungkinan seterusnya di Kecamatan-Kecamatan lain, kami akan terus berjalan. Inovasi kami adalah kami membuat kerjasama dengan dinas pendidikan bahwa mereka sediakan data anak-anak yang akan masuk sekolah dimulai dari Paud dan kami melayani cetak KIS,” tukasnya. (msi)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply