Dukcapil Berikan Dispensasi Sanksi Denda

by -

MANGGAR – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) meniadakan sanksi administrasi berupa denda atas keterlambatan pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan akte kelahiran. Pemberlakuan dispensasi sanksi administasi tersebut terhitung sejak Juli sampai dengan Oktober 2015.

Karenanya, Kepala Dukcapil Beltim, Ernadi menghimbau masyarakat agar memanfaatkan jeda waktu dispensasi untuk mengurus dokumen kependudukan sebelum sanksi diberlakukan kembali.

“Bahwa sampai dengan tanggal 31 Oktober, beramai ramailah membuat KK, KTP atau akte kelahiran yang terlambat diurus. Itu kesempatan tidak bayar,” ujar Ernadi kepada harian ini, Jum’at (28/8) kemarin.

Menurut Ernadi, edaran dispensasi sanksi administrasi telah disampaikan kepada seluruh Camat dan Kepala Desa sejak bulan Juli dan mulai efektif berlaku terhitung Agustus 2015.

“Sebenarnya dispensasi ini diberikan karena kami sedang melakukan pemutakhiran data pemilih. Kami yakin selama pemutakhiran akan banyak menemukan penduduk yang tanpa KK, KTP atau akte. Atas dasar pemikiran itulah, kami berikan dispensasi,” ucap Ernadi.

Ernadi menambahkan, agar tidak menyalahi aturan, pihaknya telah menemui direktur jenderal Depdagri. Hasilnya, Dirjen tidak mempermasalahkan pembebasan selama pemutakhiran data.

“Setelah tanggal 1 November kembali diberlakukan sanksi. Sekarang blangko pemutakhiran sudah mulai ditarik, dilakukan verifikasi dan evaluasi. Setelah itu, bagi yang belum lengkap dokumen kependudukannya akan kita cetak KTP, KK dan akte. Baik yang belum ada ataupun terlambat,” jelasnya.

Ernadi juga mengatakan, sanksi administrasi tetap diberlakukan setelah dispensasi berakhir. Adapun besaran denda untuk tiap dokumen kependudukan yang tidak dimiliki penduduk mencapai Rp.100ribu.

“Ya kalau cuma satu dokumen yang tidak ada. Kalau lebih dari satu, kali dua atau tiga. Bisa Rp.200 ribu atau Rp.300 ribu. Sebaiknya manfaatkanlah kesempatan dispensasi sanksi administrasi untuk mengurus semuanya. Gratis tanpa dipungut biaya,” tandasnya. (feb)