Ejek Polisi, Jatuh dan Diamankan

by -

TANJUNGPANDAN-Seorang pemuda dalam kondisi mabuk diamankan Polres Belitung. Anak di bawah umur yang diketahui berinisial RZ (16) warga Jalan Hasim Idris ini, ditangkap lantaran menghina polisi saat melintas di Kawasan Jalan Patimurra, Sabtu (8/8) dini hari, akhir pekan lalu.
Kasat Sabhara Polres Belitung AKP Mardo melalui salah satu anggota Sabhara menuturkan, pada saat itu polisi melakukan patroli wilayah di seluruh jalan Tanjungpandan. Saat melintas di Jalan Patimurra tepatnya di depan MAN Tanjungpandan, mobil patroli disalip oleh beberapa pemuda mengendarai kendaraan bermotor.
“Saat itu, mereka nyalip sambil mengajungkan jari tengah tangan kepada kami. Setelah itu mereka melakukan atraksi dengan mengangkat  setir motornya,” ujar anggota Polisi yang identik dengan sebutan Baja ini.
Namun sial bagi para pemabuk ini, saat melakukan atraksi depan mobil polisi (freestyle-trik,red), malah motornya terjatuh. Setelah terjatuh, polisi langsung turun dari mobil patroli dan berusaha untuk menangkap para gerombolan anak muda ini.
“Setelah terjatuh mereka berusaha melarikan diri. Kami hanya mengamankan satu orang saja. Rekan-rekan berhasil melarikan diri. Setelah itu, RZ kita amankan di Polres Belitung untuk dilakukan pembinaan,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan di kantor polisi, tepatnya di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pria ini masih dalam kondisi mabuk dan tak sadarkan diri. Dari hasil pemeriksaan di motor RZ polisi menemukan beberapa buah gunting.
“Untuk tindakan, motor di tilang. Sebab, mengunakan knalpot racing. Selain itu, pemuda ini tidak memakai helm dan tak memiliki SIM. Selain itu, pihak kepolisian akan memanggil kedua orang tuanya,” pungkasnya.
Sementara itu, dari pengakuan RZ dirinya membantah melakukan penghinaan terhadap polisi. Sebab, dikatakan RZ, yang melakukan perbuatan tersebut, adalah teman-temannya. Dikatakan pria yang dalam kondisi mabuk ini, saat itu dirinya bersama kelima temannya usai pesta miras di Tanjungpendam.
“Setelah itu, kami hendak pulang. Setiba di Simpang MAN. Ada polisi melintas. Setelah itu, temanku berusaha menyalipnya. Setelah kami terjatuh dan berusaha kabur. Tapi, bukan saya yang mengolok-olok polisi,” katanya.(kin)