Eko Wijaya, Anggota DPR RI: Kerja Nyata, Hasil Nyata

by -
Eko Wijaya yang Tampak Turun Langsung Mengecek Bantuan yang Disalurkan ke Rakyat. Seperti Pengecekan Air Sumor Bor ini.
Eko Wijaya yang Tampak Turun Langsung Mengecek Bantuan yang Disalurkan ke Rakyat. Seperti Pengecekan Air Sumor Bor ini.
Eko Wijaya yang Tampak Turun Langsung Mengecek Bantuan yang Disalurkan ke Rakyat. Seperti Pengecekan Air Sumor Bor ini.
Eko Wijaya yang Tampak Turun Langsung Mengecek Bantuan yang Disalurkan ke Rakyat. Seperti Pengecekan Air Sumor Bor ini.

ANGGOTA Komisi VII DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bangka Belitung (Babel), Eko Wijaya menegaskan, selama mewakili rakyat Babel di Senayan, sudah menjadi tekadnya untuk membantu rakyat daerah ini dalam segala hal.

”ITU sebabnya kita selalu tegaskan, rakyat tak boleh susah,” ujar Eko Wijaya ketika ditanyakan tentang kinerja yang telah dilakukannya selama ini.

”Kita terus berjuang dan berbuat secara nyata dengan hasil yang nyata untuk rakyat Babel. Apa-apa yang sudah kita lakukan itu tidak lepas dari cita-cita dan keinginan untuk kesejahteraan rakyat Babel juga,” tukas Caleg DPR RI Nomor 1 dari Partai Demokrat ini.

”Berulang kali saya tegaskan, rakyat tak boleh susah. Dan itu memang sudah menjadi motto hidup dan tujuan saya menjadi Wakil Rakyat,” tutur Ketua DPP Demokrat Bidang Energi ini.

”Kita terus dan terus berbuat bagi rakyat daerah ini sampai bisa menyentuh semua sendi kehidupan dan meringankan beban rakyat,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, program-program yang sudah disalurkan ke masyarakat Babel selama ini juga tidak lepas dari aspirasi dari masyarakat juga. ”Dari aspirasi rakyat yang kita serap, itulah yang kita perjuangkan ke pusat khususnya dengan mitra-mitra kita. Dan kita patut bersyukur semuanya terealisasi,” ujar Eko kemudian.

Seperti kemitraan dengan pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kita sukses dengan program Penerangan Jalan Umum (JPU) tenaga surya. ”Tidak kurang ada 300 titik PJU tenaga surya yang terpasang di Babel. Itu tersebar di Bangka Belitung,” ujar Eko menegaskan.

Masih dengan Kementerian ESDM, menurut Eko, mereka juga memfasilitasi pemasangan sumur bor di beberapa desa. ”Khusus sumur bor ini ada 4 desa yang terpasang sumor bor, masing-masing Desa Bencah, Desa Sidoarjo, Desa Belimbing, dan Desa Berok,” tukasnya.

Tak hanya itu, Eko juga berhasil memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait dengan kebutuhan rumah ibadah. Seperti Kemitraan dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Pertamina dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

”Kita memfasilitasi bantuan dari Pertamina dalam bentuk CSR (Corporate social responsibility) untuk kepentingan rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) yang mereka wakili. Di Babel lebih dari 12 Masjid yang dibantu, dan 1 gereja di Daerah Lampur, Bangka Tengah,” lanjutnya.

”Saya akui, masih banyak lagi yang harus kita perbuat untuk kepentingan rakyat daerah kita ini. Besar harapan kita agar ke depan kita masih diberi kesempatan untuk berbuat lebih baik dan lebih banyak lagi bagi kepentingan rakyat Babel tentunya,” tegasnya.(red)