Eko Wijaya untuk Babel: Beasiswa, Motor Sampah, Bibit, Hingga Sumur Bor

Anggota Komisi VII DPR RI Eko Wijaya.

* Juga IPAL, PLTS, dan Paket Subsidi dari BBM ke LPG untuk Nelayan

RajaBackLink.com

DALAM kapasitasnya selaku anggota Komisi VII DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bangka Belitung (Babel), Eko Wijaya sudah berhasil menuntaskan sederet program. Hal yang membahagiakan bagi Ketua Partai Demokrat (PD) Babel itu adalah, program yang sudah sukses ia laksanakan itu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

———————

APA saja program itu?

Salah satunya adalah program motor sampah yang sudah dilakukan sejak tahun 2016. Ada 100 unit untuk Babel, diantaranya 40 unit lagi disalurkan untuk tahun 2019 ini.

Dikatakan, bantuan yang merupakan wujud kemitraan Komisi VII dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu bertujuan untuk tercapainya salah satu program Indonesia Bersih Sampah 2025. ”Untuk mencapai terwujudnya program tersebut, KLHK bersama mitranya Komisi VII DPR RI memberikan bantuan motor sampah ke seluruh Indonesia. Termasuk ke Babel,” tegasnya lagi.

Sebagai Anggota Komisi VII DPR RI, Eko Wijaya memperjuangkan dan ikut mendorong agar program ini tepat sasaran. ”Banyak daerah di Babel yang sangat membutuhkan motor sampah, oleh sebab itu selaku anggota DPR RI Komisi VII bekerjasama dengan KLHK, kita membantu masyarakat di Babel untuk mendapatkan motor sampah tersebut. Dengan adanya motor sampah ini, mudah-mudahan dapat membantu masyarakat untuk mendistribusikan sampah ke TPA yang ada,” tegasnya.

Masih dengan KLHK, dikatakan Eko, juga ada program pemasangan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang sudah terpasang di sejumlah desa di Belitung Timur, termasuk juga di beberapa pesantren yang ada di Babel,” tukas Eko yang saat diwawancara didampingi salah satu Pengurus PD Demokrat Babel, sekaligus Caleg PD untuk DPRD Babel Dapil Pangkalpinang, Firmandyah S.Kom MM.

Beasiswa 3500 Anak

Selain itu, ada juga beasiswa untuk 3500 anak. ”Ada juga 3.500 siswa yang sudah menerima beasiswa untuk tahun 2017-2018,” ujar Eko lagi. Anak-anak itu terdiri dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, juga SMK.

Baca Juga:  Modal Babi

”Dengan program yang merupakan hasil kemitraan dengan Komisi VII dengan Kementerian Pendidikan ini, tentu saja sangat membantu para orang tua siswa dalam meringankan beban pendidikan bagi anak-anaknya,” tukas Eko yang juga Ketua DPP PD Bidang Energi itu.

Diakui Eko, tentu saja masih banyak anak-anak Bangka Belitung (Babel) yang membutuhkan dan untuk itu pihaknya dari Komisi VII selaku mitra Kementerian Pendidikan tidak akan tinggal diam. ”Kita tentu akan terus memperjuangkan bagi daerah kita. Sedapatnya dari jumlah yang ada juga terus bertambah, itu harapan kita,” ujarnya.

PJU & Sumor Bor

Sementara, Kemitraan dengan pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sukses dengan program Penerangan Jalan Umum (JPU) tenaga surya.
”Tidak kurang ada 300 titik PJU tenaga surya yang terpasang di Babel. Itu tersebar di Bangka Belitung,” ujar Eko menegaskan.
Masih dengan Kementerian ESDM, menurut Eko, mereka juga memfasilitasi pemasangan sumur bor di beberapa desa. ”Khusus sumur bor ini ada 4 desa yang terpasang sumor bor, masing-masing Desa Bencah, Desa Sidoarjo, Desa Belimbing, dan Desa Berok,” tukasnya.

Bantuan Berbagai Bibit

Hal yang juga tak kalah pentingnya adalah, bantuan untuk para petani.
”LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.red), adalah salah satu mitra kita di Komisi VII DPR RI. Dari hubungan kemitraan ini kita juga mendapatkan bantuan khususnya bagi petani kita di Bangka Belitung,” tukasnya.
Bantuan itu adalah berupa berbagai bibit tanaman. ”Ada bibit lada, bibit kelapa hibrida, bibit mangga, bahkan bibit jati,” ujarnya.

Bibit ini disalurkan ke Desa Bukit Layang Bangka. Kita Komisi VII adalah mitra LIPI di situ,” tegasnya.
Begitu juga tahun 2018, ada 1000 bibit jati dari LIPI yang dibagikan melalui acara, Pemanfaatan dan Penerapan Iptek untuk Masyarakat yang disalurkan di ke Desa Pergam Bangka Selatan.

”Termasuk 500 bibit lada dari BPPT yang dibagikan dalam acara “Diseminasi Teknologi Perbanyakan Bibit Tanaman Lada Secara Ex Vitro” yang disalurkan ke Desa Air Ruai, Pemali, Bangka Induk,” tutur Eko mengingat.

Baca Juga:  Langgar Kode Etik, Bawaslu Bisa Berhentikan Panwascam

Bantuan Masjid dan Gereja

Kemitraan yang dimiliki oleh Komisi VII juga ada dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Pertamina dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN.

Dari hubungan kemitraan ini juga mereka selaku wakil rakyat menfasilitasi bantuan dari Pertamina dalam bentuk CSR (Corporate social responsibility) untuk kepentingan rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) yang mereka wakili.
Di sini lebih dari 12 Masjid yang dibantu, dan 1 gereja di Daerah Lampur, Bangka Tengah. ”Kalau Masjid ya menyebar di Kabupaten/Kota yang ada di Babel,” tuturnya kemudian.

Sedangkan untuk sarana/prasarana umum, itu bantuan untuk Perpustakaan di Pangkalpinang.
”Ada juga ambulance 3 unit, itu ada yang untuk warga di Lepar Pongok, Keuskupan, juga Yayasan Keagamaan di Sungailiat,” urainya lagi.

”Bantuan itu sudah sejak tahun 2017 lalu dan tentunya akan terus kita faslitasi ke depan,” lanjutnya.
Bantuan yang sama juga diperoleh dari pihak PGN.

”Tidak hanya itu, mereka juga memfasilitasi bantuan untuk pelestarian alam. Bantuan itu tersebar di 6 Kabupaten dan 1 Kota yang ada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” imbuh Eko.

Bantuan untuk Nelayan

Bagaimana dengan masyarakat nelayan?
Ternyata juga tak luput dari perhatian politikus muda Babel ini.
”Kita lakukan program bantuan paket subsidi dari BBM ke LPG (Konverter Kit). Ini khusus untuk nelayan kitalah,” imbuh Eko.

”Sebenarnya ada juga bantuan untuk kesehatan seperti kegiatan Bhakti Sosial Bodang Kesehatan, termasuk memberikan ambulace gratis,” lanjut Eko.

”Adalah kebahagiaan tersendiri ketika semua yang kita program untuk rakyat itu berjalan sukses dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat kita. Kita tidak ingin rakyat kita susah. Dan saya akui, masih banyak lagi yang harus kita perbuat untuk kepentingan rakyat daerah kita ini. Besar harapan kita agar ke depan kita masih diberi kesempatan untuk berbuat lebih baik dan lebih banyak lagi,” tegasnya.(red)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply