Eks Gafatar Rencana Pemulangannya Belum Pasti

by -

MANGGAR – Rencana pemulangan eks Gafatar asal Kabupaten Belitung Timur (Beltim) belum mendapat kepastian. Tercatat, ada sekitar 7 orang eks Gafatar asal Beltim yang saat ini ditampung di asrama haji Jakarta.

 

Meski surat tembusan Kementerian Sosial RI, Bernomor surat 99/LJS/1/2016, telah disampaikan kepada Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung (Babel), kenyataannya pemulangan tidak dapat langsung dilakukan.

 

“Kemarin sore (Selasa) kami terima surat Kemensos melalui Provinsi, berbicara limit waktu tidak, tapi yang jelas daerah diminta untuk menjemput,” ungkap Kepala Dinas Sosial, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinsosnakertrans) Kabupaten Beltim, melalui Kepala Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial dan Bantuan Sosial, Sahril kepada Belitong Ekspres, Rabu (3/2) kemarin.

 

Menurut Sahril, pemulangan eks Gafatar akan berdampak pada urusan lainnya. Untuk itu, perlu dipersiapkan terlebih dahulu sebelum dipulangkan ke daerah asal.

 

“Bukan hanya menjemput, tapi sekembalinya juga ada urusan lainnya. Seperti dimana mereka akan ditampung sementara dan bagaimana dengan tempat tinggal mereka nantinya. Kalau penduduk asli mungkin masih ada pihak keluarga, tapi kalau yang dari luar Beltim yang kebetulan berangkatnya dari Beltim akan dikemanakan,” ujar Sahril.

 

Sahril menambahkan, kalau penampungan sementara di Jakarta memang di bawah Kementerian Sosial, seperti asrama haji, meski sementara. Lantas, jika kembali ke daerah asal, juga harus dipikirkan meskipun sebagian dari mereka adalah warga asli Beltim.

 

Dikatakan Sahril, pihaknya saat ini, juga masih menunggu lampiran nama-nama eks Gafatar asal Beltim. Setelah diperoleh lampiran dimaksud, barulah kemudian disampaikan kepada Bupati selaku pejabat yang berhak memutuskan.

 

“Memang nama-nama mereka sudah banyak beredar melalui sms, saya pun sudah terima. Tetapi perlu lampiran nama asli warga dari Beltim untuk dikoordinasikan ke bupati, yang memutuskannya ada ditangan beliau,” pungkas Sahril. (feb)