Eks Koba Tin Siap Dikelola 3 BUMD

by -

KOBA – Tarik ulur pengelolaan kembali eks Kontrak Karya (KK) PT Koba Tin, akhirnya terjawab sudah. Tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Babel, yakni BUMD Provinsi Kep. Bangka Belitung (PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera), BUMD Kabupaten Bangka Tengah (PT Bangka Tengah Prima) dan BUMD Kabupaten Bangka Selatan telah menyepakati akan segera mengajukan Izin Usaha Pertambangan (IUP) terhadap eks KK PT Koba Tin yang dinilai masih produktif.
Dalam kesepakatan bersama yang tercapai baru-baru ini, disepakati pihak PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera yang akan mengajukan IUP eks KK PT Koba Tin tersebut ke pusat, dalam hal ini pihak Kementerian ESDM RI.
Demikian disampaikan Dirut BUMD PT Bangka Tengah Prima, Abdul Rahman Saleh. SH.
“Kita sudah menggelar pertemuan pada Rabu (16/09) kemarin bersama pihak BUMD Provinsi Kep. Babel dan pihak BUMD Kabupaten Bangka Selatan,” ujarnya kepada Babel Pos, Kamis (17/09) kemarin.
Diungkapkan Rahman, dalam pertemuan itu disepakati jika dalam waktu dekat ini akan segera diajukan IUP pengelolaan kembali eks KK PT Koba Tin ke Kementerian ESDM RI.
“Kesepakatan dalam pertemuan itu, pengajuan IUP ke Kementerian ESDM RI akan diajukan oleh pihak PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera. Ini sesuai PP Nomor 23 tahun 2010 tentang pemberian WIUPK (Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus),” ungkapnya.
Terkait pengelolaan pertambangan, dijelaskan Rahman nantinya disesuaikan dengan wilayah masing-masing kabupaten. Misalnya, jika wilayah tambang itu berada di wilayah Kabupaten Bateng, maka pengelolaan operasional sepenuhnya akan dilakukan oleh BUMD Bateng dalam hal ini PT Bangka Tengah Prima.
“Wilayah eks KK PT Koba Tin yang akan dikelola kembali ini merupakan wilayah yang kita nilai masih produktif. Nah, khusus di Kabupaten Bateng titik-titik mana saja yang masih produktif dan layak untuk dikelola kembali itu, kita akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Bateng, karena mereka yang lebih tahu persisnya dimana, termasuk koordinatnya,” terangnya panjang lebar.
Lebih lanjut disampaikan Rahman, hasil kesepakatan bersama ini, sudah dikoordinasikan pihaknya dengan Bupati Bateng H. Erzaldi Rosman. Menurutnya, respon Erzaldi sendiri sangat positif dan mendukung kesepakatan yang baru dicapai ini untuk menggerakkan kembali perekonomian masyarakat.
“Alhamdulillah tanggapan Pak Bupati positif dan beliau menyambut baik kesepakatan ini, dengan harapan hal ini bisa membantu menggerakkan ekonomi masyarakat yang sedang menurun saat ini pasca berakhirnya Kontrak Karya PT Koba Tin pada tahun 2012 kemarin oleh pihak Kementerian ESDM RI,” pungkasnya.  (obh)