Eks RSUD Belitung Disiapkan untuk Pasien Bandel

by -
Eks RSUD Belitung Disiapkan untuk Pasien Bandel
Peninjuan lokasi eks Gedung RSUD Belitung, di Jalan Melati Tanjungpandan, Selasa (21/4) kemarin.

Pemkab Siapkan Tempat Isolasi Khusus
Bagi OTG, ODP & Pasien Transisi Sembuh

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung dan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 menyiapkan tempat isolasi khusus untuk Orang Tanpa Gelaja (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Dalam Swaisolasi (ODS) dan pasien transisi sembuh.

Hal itu dikatakan Bupati Belitung Sahani Saleh usai melalukan Peninjauan di eks Gedung RSUD Belitung dan Hotel Martani, Selasa (21/04) kemarin. Adapun tempat lain yang disediakan yaitu, eks Gedung RSUD Belitung, Hotel Martani, dan Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Belitung.

Untuk SKB dan Hotel Martani dipergunakan sebagai rumah singgah atau tempat tinggal sementara tim tenaga medis RSUD dr H Marsidi Judono, Tanjungpandan, Belitung.

“Untuk Perawat apakah di sini (Martani) atau Hanggar 21 atau Hatika, jadi tinggal mereka memilih mana yang maunya, atau lebih dekat. Jadi area-area itu bisa dipersiapkan untuk tim medis, OTG atau ODP,” kata Bupati Belitung Sahani Saleh.

Peninjauan lokasi dilakukan Bupati Belitung bersama Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Indra Padang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung Ali Nurudin, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung MZ Hendra Caya.

“Lokasi – lokasi ini hanya persiapan saja, apabila nanti SKB penuh, tapi mudah-mudahan jangan penuh. Jadi kalau OTG, ODP atau pasien transisi sembuh total penuh di sana (di SKB), diarahkan ke Hotal Martani,” ujar Sanem sapaan karibnya.

Kemudian kata Sanem, untuk sementara ini terlebih dahulu menggunakan Gedung SKB dan Hotel Martani. Sedangkan untuk di eks Gedung RSUD Belitung, untuk OTG, ODS, ODP dan atau pasien transisi sembuh yang membandel.

“Orang-orang yang membandel, tidak akan diletakkan di Hotel Martani, enak amat, jadi letakan di eks rumah sakit Belitung, dan untuk yang transisi sembuh, menggunakan SKB dulu, dan itu sudah dipergunakan,” tukas Sanem.

Kata Sanem Hotel Martani dan eks Gedung RSUD Belitung, sekarang ini sedang dalam proses persiapan, sehingga tidak langsung dipergunakan, namun melihat situasi perkembangan Covid-19 terlebih dahulu. “Ini cadangan atau antisipasi kalau di sana penuh,” terangnya.

Ditambahkannya, untuk eks Gedung RSUD Belitung sudah mulai dibersihkan, dan fasilitasnya juga dipersiapkan. Sementara Hotel Martani sedang disiapkan kontrak terlebih dahulu sebagai bentuk administrasinya.

Apabila dihitung lanjut Sanem, seluruh kamar atau ruangan yang tersedia untuk tempat isolasi, yaitu berjumlah sekitar 300 kamar. “Semuanya kita biayai semua, di tanggung oleh Pemerintah Kabupaten Belitung,” tandas Sanem. (dod)

Editor: Yudiansyah