Eksekusi Kasus Reklamasi Air Saga, PT PAN Bayar Denda Rp 1,15 Miliar

by -
Eksekusi Kasus Reklamasi Air Saga, PT PAN Bayar Denda Rp 1,15 Miliar
Kejari Belitung saat menggelar konferensi pers eksekusi pembayaran denda PT PAN, Kamis (18/3) kemarin. (foto ist)

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung mengeksekusi pembayaran denda sebesar Rp 1.150.000.000.00 dari terpidana korporasi PT Panca Anugrah Nusantara (PAN). Pembayaran denda diserahkan perwakilan perusahaan di Kantor Kejari Belitung, Kamis (18/3).

Eksekusi ini dilakukan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tanjungpandan yang menvonis bersalah perusahaan pemilik Hotel Fairfield by Marriott Belitung, pada Rabu (3/3). Dalam amar putusan, Majelis Hakim menyatakan terdakwa PT PAN terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana.

Pasalnya, perusahaan tersebut telah melanggar Pasal 109 Jo Pasal 116 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkugan Hidup. Yakni badan usaha yang melakukan usaha dan/atau kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan, sebagaimana dakwaan JPU.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung IG Punia Atmaja mengatakan, setelah mendengar putusan dari Pengadilan Negeri Tanjungpandan, pihaknya memilih untuk pikir-pikir. Hingga akhirnya menyatakan menerima putusan dari pengadilan tersebut.

“Pada hari ini kami telah menerima pembayaran denda terhadap putusan perkara atas nama PT PAN, yang diwakili oleh kuasa, penguasa atau kuasa terdakwa atas nama nama Beni Andrea,” kata Kajari Belitung IG Punia Atmaja dalam konferensi Kamis, kemarin.

Uang denda sebesar Rp 1,15 miliar itu, kemudian akan disetorkan pihak Kejaksaan ke kas negara, sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Yakni melalui salah satu bank yang ditunjuk negara.

“Pihak perusahaan PT PAN melalui Beni Andrea kooperatif. Mereka membayar denda yang telah diputuskan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpandan,” ungkap pria asal Pulau Dewata tersebut.

Lalu bagaimana dengan nasib reklamasi pantai yang sudah dilakukan oleh PT PAN di Hotel Fairfield by Marriott Beltiung di kawasan Air Saga. Apakah bakal dibongkar atau tetap dibiarkan begitu saja.

IG Punia Atmaja menjelaskan, mengenai hal tersebut pihaknya masih mempelajari putusan dari Pengadilan Negeri Tanjungpandan. Dia juga mengaku masih belum bisa berkomentar lebih jauh. “Putusan yang kami terima adalah vonis denda. Untuk sementara kita masih belum bisa melangkahi atau melebihi putusan tersebut,” pungkasnya. (kin)