Ekspor Timah Terkendala Permendag

by -

SUNGAILIAT – Kendati Babel kaya akan sumber daya alam pasir timah, namun hal tersebut justru tidak membawa kemakmuran bagi masyarakat Babel. Sejauh ini, untuk ekspor saja terdapat banyak kendala, sehingga membuat perekonomian pun semakin terpuruk.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Babel Hidayat Arsani saat menghadiri acara pelantikan kepengurusan Kadin Pemprov Babel di hotel Tanjung Pesona Sungailiat Selasa, 13/10).
Disini Wagub agak sedikit berang. Pasalnya dulunya dunia pertimahan di Babel ini krannya sempat dibuka oleh Menteri Perdagangan yang berdampak kemakmuran bagi masyarakat. Namun untuk sekarang ini banyaknya perusahaan swasta membuat pertumbuhan ekonomi di Babel mengalami kemunduran. “Bayangkan, untuk menaikkan angka royalti sebesar 10 persen saja pemerintah tidak bisa, tapi swasta bisa memungut biaya itu. Masa negara burung garuda ngak bisa. Apakah negara kita ini negara abu nawas,”ujar Wagub.
Menurutnya, sejauh ini untuk dunia pertimahan di Babel ini hasilnya malah di nikmati oleh negara tetangga. Wagub pun mengaku sempat berfikir,jika hal ini didiamkan,kapan babel ini akan merdeka. Untuk masalah pertimahan ini, Wagub mengaku telah melaporkan permasalahan yang terjadi di lapangan kepada para wakil rakyat yang duduk di DPR RI. Namun sejuah ini menurut Wagub apa yang ia laporkan itu tidak direspon oleh para wakil rakyat itu.
Sambungnya, jika seorang pemimpin itu pro rakyat,maka Ia akan mati matian membela kepentingan rakyat dengan mempedomani pancasila. Selain itu dia juga harus adil membuat kebijaksanaan serta jika terjadi perdebatan,jalan yang harus diambil itu dengan cara musyawarah mufakat.”Ia juga harus adil membuat surat atau Kepmen tanpa embel embel untuk kepentingan pribadi karena di babel sendiri timah masih dijadikan sumber kehidupan. Untuk itu kita hidup harus jujur tanpa berselingkuh. Kalau berselingkuh, maka hanya kepentingan yang di utamakan,”tambahnya.
Wagub juga mengaku kesal dengan perusahan BUMN yang bergerak di bidang pertimahan yang dinilai telah merampas hasil bumi di Babel ini tanpa memikirkan kesejahteraan rakyat.”Masa kita kalah dengan PT Timah. Pemerintah kalah dengan PT Timah itu tidak masuk akal,”kesalnya. Untuk itu kepada Ketum Kadin RI dan Ketua Kadin Babel, Wagub menaruh harapan besar terkait upaya Kadin ini bisa memperjuangkan masalah ekspor timah yang terbentur dengan Kepmen yang ada saat ini.(red)