Empat Anggota DPRD Jadi Saksi

by -

Dalam Sidang SPPD Fiktif di Pengadilan Tipikor Pangkalpinang

TANJUNGPANDAN-Sebanyak empat orang nggota DPRD Kabupaten Belitung Selasa (14/4) sore kemarin, hadir memenuhi panggilan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pangkal Pinang.  Empat orang wakil rakyat ini dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif yang dilakukan anggota DPRD Belitung periode 2009-2014. Kasus ini menyeret mantan Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Belitung, Kristanto sebagai tersangka.
“Mereka ke empat orang anggota DPRD Belitung ini yakni Hasbi, Freddy, Basri Ibrahim dan Junaidi Rahman,” sebut Sekwan Kabupaten Belitung B Maya Hasibuan kepada Belitong Ekspres Selasa (14/4) kemarin, di ruang kerjanya.
Maya mengatakan, kehadiran ke empat orang anggota DPRD Belitung itu hanyalah sekadar memberikan keterangan kesaksian atas persoalan yang terjadi selama ini pada sejumlah mantan anggota DPRD Belitung.  “Hakim dan Kejaksaan, hanya ingin mengkroscek atas kebenaran kasus itu. Untuk proses selanjutnya, itu adalah merupakan kewenangan hakim dan jaksa,” papar Maya.
Maya menilai, persoalan yang menimpa terhadap sejumlah mantan anggota DPRD Belitung, hanyalah kesalahan administrasi. “Tak ada unsur kesengajaan. Dan itu mungkin kelalaian mereka. Sehingga, mengakibatkan terjadinya kerugian negara,” nilainya.
Di sisi lain, Maya menjelaskan soal prosedur sebenarnya untuk SPPD tersebut. Menurut maya, SPPD rampung itu ada di PPK dan diverifikasi oleh Kepala Sub Bagian Keuangan (Kasubag) DPRD Belitung. Lantas, Kasubag melakukan pengecekan sesuai peraturan Bupati terkait SPPD tersebut.
“Apakah sesuai dengan uang tiket pesawat atau tidak? Setelah dilakukan kroscek oleh Kasubag, barulah dibawa ke Sekwan untuk diteken (TO) dan selanjutnya dicairkan oleh Bendahara DPRD Belitung,” ujar wanita berkaca mata itu.
Kemungkinan, lanjut Maya, mereka keempat orang tersebut, dipastikan hanya satu hari saja berada di Pangkal Pinang. Setelah pemeriksaan, mereka langsung balik ke Belitung untuk kembali bekerja seperti biasanya. “Paling hanya satu hari saja. Setelah selesai diperiksa, besoknya (Rabu 15/4 hari ini,red) langsung pulang,” tutupnya.(mg2)