Erzaldi Sindir Rustam

by -

*UMP Tinggi Inflasi Tinggi Percuma

PANGKALPINANG – Erzaldi Rosman Johan menyindir kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) di Bangka Belitung (Babel) yang dikeluarkan oleh Penerintah Provinsi (Pemprov) tidak menjamin masyarakat Babel memperoleh hak hidup yang layak. Sebab menurut Erzaldi UMP sebesar Rp2.5 juta tersebut akan sia-sia jika tidak diimbangi dengan penekanan angka inflasi.

Dampaknya menurut Erzaldi, akan mengakibatkan nilai beli dikalangan masyarakat akan menurun karena roda perekonomian lemah yang diakibatkan tingginya inflasi. “Kita tidak bisa berpatok pada tingginya UMP, jangan sampai UMP tinggi masyarakat tidak ada nilai beli. Yang menjadi persoalan kita sekarang adalah bagaimana menekan tingkat inflasi di daerah kita ini yang sudah sangat tinggi,” ungkap Erzaldi di Mapolda Babel, Senin (1/11) kemarin.

Dengan angka inflasi yang tinggi itu, secara tidak langsung harga barang tetap tinggi sehingga dengan gaji tinggi tidak akan menyelesaikan persoalan hidup layak dikalangan masyarakat Babel. Maka itu, sudah saatnya pemerintah Babel kedepan mencari solusi bagaimana caranya menekan angka inflasi.

“Persoalan kita sekarang bagaimana menekan inflasi di kita ini sudah sangat tinggi itu, misalkan UMP tinggi namun inflasi tinggi untuk apa, harga barang tetap tinggi. Dengan gaji tinggi tidak akan menyelesaikan. Harapan kita maunya gaji tinggi harga barang murah, itu maunya,” cetusnya.

Sementara saat disinggung jika dirinya berhasil menduduki kursi Babel 1, apakah UMP Babel akan kembali dinaikan. Dia mengatakan, untuk persoalan UMP keputusan itu bukan hanya pada Gubernur semata, tetapi melalui proses dan usulan dari Kabupaten/Kota dan pemerintah juga harus mendengar dari buruh maupun pengusaha.

“Jadi keputusan tentang kenaikan UMP itu tidak sepihak dilakukan oleh Gubernur, tentunya masukan-masukan dari Kepala Daerah Kabupaten/kota, pengusaha dan dari pekerjanya harus bersama-sama. Maka itu, kita tidak bisa berpatok pada UMP, tapi inflasinya dulu harus ditekankan,”ungkapnya. (wah)