Erzaldi: Tabah Hadapi Fitnah

by -

*Tanggapi Isu Miring Terkait Kebijakan

KOBA – Isu miring atau negatif tentang berbagai kebijakan yang dibuat Erzaldi Rosman ketika menjabat sebagai Bupati Bangka Tengah periode 2010-2015 seperti tiada akhirnya. Bahkan, isu-isu yang disampaikan ini cenderung masif dan terkesan provokatif serta menjurus ke fitnah. Entah dari mana isu ini muncul, namun menjelang Pemilukada seperti sekarang ini, tidak heran lagi banyak isu yang digemboskan ke masyarakat untuk menyudutkan salah satu calon, apalagi calon itu berpotensi besar untuk menang.

Akan tetapi, isu-isu miring itu biasanya tidak serta merta dipercaya begitu saja oleh masyarakat. Apalagi masyarakat sekarang ini sudah sangat cerdas dalam berpolitik dan bisa membedakan mana yang terbatas isu yang dimainkan atau mana yang benar.

Seperti dilontarkan oleh salah seorang warga Kecamatan Sungai Selan, Julaita (36) yang menganggap sama sekali tidak terpengaruh dengan isu-isu negatif yang dimunculkan mengenai sosok seorang Erzaldi Rosman. Menurutnya, sebagai masyarakat dirinya sudah tahu betul bagaimana kinerja Erzaldi selama membangun Bangka Tengah selama 5 tahun ke belakang, yang dinilainya sangat baik hingga menjadikan Kabupaten Bateng sejajar dengan kabupaten/kota induk yang ada di Babel ini.  “Kita gak bermasalah sama sekali dengan isu-isu yang berkembang saat ini Karena kita sebagai masyarakat tahu kinerja Pak Erzaldi. Terbukti kinerja beliau (Erzaldi Rosman-red) 5 tahun yang lalu sangat berhasil dan beliau pun dekat dengan kami sebagai masyarakat. Karena memang beliau sering turun ke lapangan untuk menjumpai kami,” ujarnya kepada Babel Pos, Jum’at (23/10) kemarin.

Menurut Julaita, isu-isu secara masif yang menyerang Erzaldi tersebut sudah masuk kategori pendzoliman. Karena isu yang disampaikan ke masyarakat selama ini, sama sekali tidak benar.  “Menurut saya kinerja beliau selama 5 tahun menjabat sangat berhasil membawa masyarakat Bateng menuju kesejahteraan. Jadi, perlu dilanjutkan lagi. Karena kami masyarakat tidak bisa dibodohi lagi. Kami tahu mana pemimpin yang terbaik di mata kami,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dilontarkan Sekretaris Partai Gerindra Kabupaten Bateng, Andy Kurniawan, SH. Menurut pria berkacamata ini, sebagai salah satu partai politik pengusung Erzaldi dalam Pemilukada Bateng 2015 ini, dirinya selalu mengamati isu-isu negatif tentang sosok Erzaldi yang berkembang di masyarakat saat ini dan isu-isu itu sama sekali tidak benar adanya. Hal ini diketahuinya setelah mengikuti kegiatan kampanye Erzaldi selama kurun waktu hampir dua bulan terakhir ini.  “Setelah mengikuti perjalanan beliau selama kampanye, kami berpendapat isu-isu itu tidak benar. Kebijakan yang dijalankan beliau selama 5 tahun menjabat itu semata-mata untuk kemajuan Bateng. Hanya saja tinggal diluruskan saja. Mungkin memang ada yang tidak puas dengan kebijakan beliau selama ini. Menurut saya, justru beliau yang sudah didzolimi terhadap fitnah yang disampaikan orang terhadap beliau,” lugasnya.

“Kami melihat beliau sebagai sosok pemimpin yang sangat sabar karena tidak melayani fitnah ini, baik itu isu HTI (Hutan Tanaman Industri-red), pasir dan isu lainnya yang digemboskan selama ini kepada masyarakat. Justru menurut saya kebijakan beliau selama menjabat, sangat berhasil. Sangat disayangkan kalau tidak dilanjutkan. Makanya, kita berharap beliau bisa memimpin kembali. Karena Pak Erzaldi merupakan sosok yang visioner dan tegas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Pengurus Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Bateng, H. Sairan menyatakan isu-isu miring tentang Erzaldi itu tidak lepas dari fitnah, dalam kata lain menurutnya hal itu dibuat-buat.  “Jadi, istilahnya kalau kita berbicara secara jujur yang diperbuat beliau itu tidak ada sama sekali sebagaimana yang telah dituding itu. isu miring itu memang banyak. Makanya, kita masyarakat harus cerdas menyikapinya,” ucapnya.

Menurutnya yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Baznas Kabupaten Bateng, kepemimpinan Erzaldi selama 5 tahun di Kabupaten Bateng sangat berprestasi. Selain berprestasi di bidang pemerintahan, Erzaldi pun sangat dekat dengan masyarakat, sehingga bisa memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.  “Kebetulan saya juga berada di Baznas. Tanpa dukungan beliau, saya rasa Baznas Bateng tidak akan berkembang pesat seperti sekarang ini, dimana para pegawai diarahkan untuk membayar zakat dari penghasilan yang diperoleh setiap bulannya. Pada tahun 2015 ini saja dana zakat yang sudah berhasil kita himpun sebesar Rp. 3,2 miliar. Itu tidak lepas dari support yang diberikan beliau. Terbukti dengan daerah lain, Baznas tidak berkembang secepat di Kabupaten Bateng. Perkembangan itu tentu berkat sentuhan dan dorongan pimpinan daerah setempat,” imbuhnya.

Berkaitan dengan isu-isu miring tentang Erzaldi ini, Ketua PBNU Kabupaten Bateng, Ustadz Khoirul Faizin menerangkan jika bentuknya isu, jelas itu salah. Sebab, nantinya timbul fitnah di kalangan umat. Menurutnya, kalau isu itu memang benar, tentunya harus disertai dengan bukti-bukti.  “Yang menjadi pertanyaan itu mengapa isu-isu ini dimunculkan di waktu sekarang ketika Pemilukada. Kalau mau bersaing dalam Pemilukada, ya silakan bersaing secara sehat. NU sendiri sudah kembali ke fitah dan tidak terlibat dalam politik, baik di daerah maupun pusat. Makanya, NU Bangka Tengah saat ini berada pada jalur netral dalam Pemilukada Bateng tahun 2015,” terangnya.

Menurut penilaian Khoirul sendiri, kepemimpinan Erzaldi selama menjabat sebagai Bupati Bateng, memang bagus untuk urusan keagamaan memang bagus. Contohnya, digalakkannya program sajadah fajar dan maghrib mengaji.  “Bagi NU sendiri ketika ada dua program itu, tentu sangat baik dalam membangun akhlak umat. Terlepas dari niat ya, misalnya niat kampanye, saya gak tahu,” tuturnya.

Terpisah, Erzaldi menyatakan memang ada banyak isu negatif yang ditujukan kepada dirinya, seperti isu menjual Pulau Ketawai, menjual hutan (dalam perizinan HTI) dan menjual bukit dalam pemangkasan bukit Nunggal. Selain itu, ada juga berbagai isu berkaitan dengan kebijakan, seperti pelajar pulang sore dan isu lainnya, yakni masalah penutupan PT Koba Tin.  “Jadi, perkara jual-jual ini, ada tiga isu tersebut. Selain itu, juga isu mengenai kebijakan. Semua itu tidak benar adanya,” ujar Erzaldi kepada Babel Pos, Jum’at (23/10) kemarin.

Erzaldi pun menganggap berbagai isu miring yang menerpanya tersebut hanya merupakan ujian baginya untuk melalui proses Pemilukada Bateng tahun 2015 ini. Sebagai salah satu calon dalam proses Pemilukada ini, dirinya pun ingin mengajak calon lain lebih mengedepankan bersaing dengan baik melalui cara-cara yang benar.  “Kalau saya sudah didzolim seperti ini, saya sabar dan kembali sama Allah SWT saja. Bukan satu atau dua kali juga saya didzolim orang seperti ini. Saya yakin dan percaya, Allah STW maha melihat, maha mendengar dan menentukan. Untuk meraih jabatan ini, bagi saya lebih mengedepankan cara-cara-cara yang benar. Karena notabene-nya menuntut amanah bagi seorang hamba Allah untuk bekerja sebaik-baiknya. Tentu juga sebaiknya kita meraih itu dengan cara yang baik dan benar pula,” pungkasnya.(red)