Fahri Raza dan Vanessa Raih Bujang Dayang Manggar 2019

RajaBackLink.com

Keduanya dari Desa Bentaian Jaya

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Rangkaian kegiatan Bujang Dayang Kecamatan Manggar yang digelar sejak tanggal 3 hingga 6 Juli 2019 pekan lalu nampak tampil semarak dan berbeda dengan pemilihan Bujang Dayang parda tahun sebelumnya. Mulai dari dari persiapan hingga penataan lokasi segaja diatur lebih meriah dengan alasan memotovasi pemuda di Kecamatan Manggar. Acara malam finalis Bujang Dayang Manggar kali ini ditonton langsung oleh ribuan masyarakat kecamatan Manggar dan digelar di halaman Kantor Camat Manggar.

“Pelaksanaan kegiatan pemilihan Bujang Dayang Manggar tahun 2019 ini memang sudah dibahas sebelumnya bahwa ini kita buat beda, tahun ini kita buat beda karena pertimbangan motivasi Bujang Dayang untuk mengikuti kegiatan ini juga bertambah, sehingga kita harus membuat panggung untuk menampilkan bakat kresatifitas mereka dipanggung itu dan disaksikan oleh seluruh masyarakat kecamatan Manggar,” terang Camat Manggar Amirudin, S.Ag kepada Belitong Ekspres usai pegelaran malam final Bujang Dayang Kecamatan Manggar, Sabtu (6/7) pekan lalu.

Dibalik pagelaran Bujang Dayang, pihak panitia dan kecamatan menampilkan pameran produk-ptoduk inovatif para pelajar SMK. Bahkan ikut tampil dari Yamaha motor dan Daihatsu.

Dikatakan Amir, tadi banyak bakat-bakat yang terpendam kemudian terekspos, kita tidak tahu sebelumnya bahwa bakat-bakat ini mereka miliki. Bagaimana mereka membuat dongeng, bagaimana mereka menceritakan dongeng, bagaimana mereka melakukan Karate, silat, taekwondo, menari, menyanyi, membaca puisi dan sebagainya.

Baca Juga:  Kelola Keuangan Daerah, Beltim Terapkan 3 Azas

“Semua terekspos diuji bakat yang mereka tampilkan dipanggung dan disaksikan masyarakat, dan masyarakat tahu bahwa mereka punya bakat-bakat terpendam yang memang kita kelola sedemikian rupa, dan ini mempunyai nilai tambah sebagai prestasi bagi mereka kedepan,” imbuhnya.

Lebih jauh lanjut Amir, yang terlibat dalam kepanitiaan ini dari unsur pemerintahan kecamatan, kemudian kita mengambil dewan juri yang merupakan yang berkompeten dibidang itu, ada ahli seni, seniman, pendidik, ada spikolog yang mengawal mereka sejak awal melakukan penilaian terhadap bujang dayang di Kecamatan Manggar ini.

“Kita harapkan pemilihan Bujang Dayang ini tidak hanya sekedar kegiatan ceremonial saja, tetapi ini kita harapkan menjadi ajang promosi, ajang mengangkat minat bakat menjadikan ajang edukadi. Edukasi bukan hanya kepada peserta itu sendiri, tetapi kepada masyarakat umum yang menyaksikan pemilihan ini,” pungkasnya.

Untuk yang belum terpilih, Amir berharap agar terus optimis dan tetap semangat dalam pengembangan bakat dan kreatifitasnya.

“Adapun yang belum berhasil, belum terpilih, kita berharap mereka untuk tidak patah semangat, dan ini mereka berkompetisi dalam rangka melatih mental, yang selama ini mereka tidak pernah tampil di panggung menjadi tampil dipanggung dan ini merupakan edukasi pembelajaran bagi mereka. Mudah-mudahan bekal bagi mereka kedepan menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.

Baca Juga:  Operasi Pasar Murah Bagi Masyarakat Rawan Sosial

Diketahui, hasil dari rangkaian pemilihan Bujang Dayang Manggar 2019, pasangan Fahri Raza Firmansyah – Vanessa meraih juara I, dan mendapat predikat Bujang-Dayang Manggar 2019.

Tak lepas haru dari pasangan dua Pemuda Pemudi asal Desa Bentaian tersebut, tak hentinya Fahri menygucapkan rasa syukur dengan prestasi yang didapatnya. Begitu juga kalimat yang dilantunkan oleh orang tua Fahri, Sukirman.

“Saya ucapkan puji syulur kepada Allah, karena rahmat dan hidayahnya pada malam hari ini anak kami dapat juara satu pemilihan Bujang Dayang Kecamatan Manggar. Tentunya kami selaku urang tua merasa bersyukur,” tutur Sukirman ayah Fahri kepada Belitong Ekspres, Sabtu (6/7) malam.

Dengan adanya kegiatan ini, lanjut Sukirman, dan tentunya menjadikan motifasi buat anak-anak muda Bujang Dayang di Manggar, umumnya di kabupaten Belitung Timur untuk memacu prestasi mereka. Baik dibidang pendidikan maupun dalam pengembangan kepariwisataan dibelitung Timur ini.

Saat ini Fahri masih berstatus mahasiswa disalah satu perguruan tinggi di yogyakarta, disemester dua, Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa. “Masalah ibadah, kami memang mengajarkan tekun dalam beribadah. Saya mendidik anak sangat disiplin,” tutup Sukirman. (dny)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply