Faktor Ekonomi, Anak di Bawah Umur Mencuri

Faktor Ekonomi, Anak di Bawah Umur Mencuri

Foto: Suasana konferensi pers kasus pencurian di Polsek Tanjungpandan, Jumat (23/8) kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – BS (16), remaja laki-laki asal Kecamatan Tanjungpandan nekat melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) di dua lokasi. Alasannya Klasik, dia mencuri karena tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

RajaBackLink.com

Kasus curat ini dibeberkan dalam konferensi pers yang digelar Polsek Tanjungpandan, Jumat (23/8) kemarin. Anak di bawah umur tersebut beraksi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Perawas dan Jalan Pantai Tanjungpandan, Minggu (18/8) lalu.

Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handoko mengatakan, pelaku diamankan Senin (19/8) lalu di kediamannya. Usai dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan terpenuhi alat bukti, pelaku kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut Kapolsek, tersangka mencuri mesin pemotong di kawasan Perawas dan mengambil mesin perahu serta Aki di Jalan Pantai Tanjungpandan. Dalam menjalankan aksinya, dia tak sendiri. Melainkan dibantu oleh N, yang saat ini masih buron alias DPO.

“Aawalnya dia mendapat laporan dari korban. Yaitu atas nama Sukirno warga Perawas dan Risman Warga Jalan Pantai. Mereka merasa kehilangan alat-alat yang dimaksud,” kata AKP Agus dalam konferensi Jumat kemarin.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Harga Cabe di Belitung Kian Pedas

Mendapat kabar tersebut, Jajaran Polsek Tanjungpandan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari olah TKP polisi menyatakan telah terjadi tindak pidana kriminal di dua lokasi tersebut. “Akhirnya kita melakukan penyidikan. Dari hasil penyidikan, mengarah ke tersangka. Sehingga kita lakukan penangkapan dan pemeriksaan,” ujar AKP Agus.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya. Sehingga polisi langsung melakukan penyidikan dan mencari sejumlah barang bukti (BB). Beruntung BB hasil curiannya belum sempat dijual.

Mantan Kasat Intelkam Polres Belitung menjelaskan, kedua pelaku termasuk yang masih buron melakukan pencurian tersebut pada malam hari. Yakni memasuki rumah dengan cara membobol dan masuk melalui pintu belakang.

Setelah itu dia mengambil barang-barang yang ada di lokasi. Mereka melakukan di dua tempat berbeda dengan cara yang sama. Untuk BB yang saat ini amankan, selain barang hasil curian juga motor tersangka.

Baca Juga:  Ini Komitmen Fendi Jika Duduk di DPRD Belitung

“Atas perbuatannya kita jerat tersangka dengan Pasal 363 Ayat 1 ke 4 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Pencurian. Ancaman hukuman lima tahun penjara,” ungkap AKP Agus Handoko.

Atas kasus ini, Kapolsek menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati. Sebab, beberapa pekan ini sering terjadi tindak pidana kriminal di Tanjungpandan. Jika terjadi atau melihat hal-hal yang mencurigakan segera lapor.

“Kami juga menghimbau kepada warga yang mengetahui identitas DPO, tolong jangan dishare ke media sosial. Sebab, hal itu akan membuat kami kesulitan untuk menangkap pelaku yang saat ini masih kabur,” pungkasnya.

Sementara itu, BS membenarkan apa yang diungkapkan Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handoko. Dia nekat melakukan perbuatan tersebut lantaran faktor ekonomi. Yakni tak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Apalagi pria putus sekolah tersebut tidak bekerja. Dan masih menumpang hidup dengan orang tuanya. “Rencananya barang itu mau aku jual. Uangnya buat jajan,” ujar BS sambil menunjukan barang hasil curiannya.

(Ainul Yakin | belitongekspres.co.id)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply