Fasos dan Fasum Perumnas Akhirnya Diserahkan Kepada Pemkab Belitung

by -
Fasos dan Fasum Perumnas Akhirnya Diserahkan Kepada Pemkab Belitung
Penyerahan fasos dan fasilitas fasum Perumnas secara simbolis di Kantor DPRD Kabupaten Belitung, Selasa (14/7) kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Perum Perumnas Cabang Palembang akhirnya menyerahkan lingkungan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) secara simbolis di Kantor DPRD Kabupaten Belitung, Selasa (14/7) kemarin.

Proses penyerahan dilakukan Proyek Manajer Perum Perumnas Cabang Palembang Heri Mustadri kepada Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie disaksikan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Belitung Hendra Pramono beserta jajaran Komisi II, dan di hadapan Notaris.

Proyek Manajer Perum Perumnas Cabang Palembang Heri Mustadri mengatakan rencana penyerahan lingkungan di lokasi Perumnas itu sudah sejak lama direncanakan.

“Sebenarnya ini sudah lama direncanakan penyerahan lingkungan fasum dan fasos di lokasi Perumnas, Aik Pelempang Jaya. Alhamdulilah berkat sinergi eksekutif dan legeslatif, sangat kompak, segala regulasi telah kami pelajari dan hari ini diserahkan,” ujar Mustadri kepada Belitong Ekspres.

Heri menjelaskan fasum dan fasos yang diserahkan berupa lahan seluas 3,2 hektar berbentuk jalan saluran, puskesdes, lapangan bola, lapangan voli dan lahan sekolah dasar. Menurutnya pasca serah terima, Pemkab Belitung bisa melakukan peningkatan hak guna pakai. Sehingga legalitasnya jelas dan tercatat sebagai aset pemda.

“Mudah-mudahan kalau lokasi ini sudah diserahkan ke Pemda, insyallah fasilitas yang ada disitu bisa ditingkatkan oleh pemda setempat,” kata Heri.

Jika pencatatan aset sudah selesai akan menjadi dasar hukum bagi pemda untuk meningkatkan maupun memperbaiki aset-aset di lokasi tersebut. “Mungkin pemda mempunyai rencana macam-macam karena kebetulan lingkungannya sudah jadi, bisa membuka lapangan terbuka hijau, gedung serba guna atau apa pun,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie mengatakan, hal ini merupakan penantian yang lama sekitar belasan tahun dari warga Perumnas dan pihak Desa Aik Pelempang Jaya, DPRD, Eksekutif, BPD dan Kades, mereka bersama-sama melakukan diplomasi dengan Perum Perumnas, supaya dipercepat proses administrasi. Namun tidak semudah yang dibayangkan ternyata ada perbedaan pandangan dan aturan hukum.

“Sekarang sudah disamakan persepsinya, tinggal selangkah lagi yaitu di Notariskan, seperti pelaksanaan pelepasan hak, sehingga nanti akta notarisnya bisa diserahkan ke BPN,” katanya. Dikatakan Isyak, karena Bupati Belitung sedang berada di luar kota, proses tersebut belum bisa dilakukan hari ini, sehingga menunggu beliau datang.

“Bagian hukum akan berkonsultasi, senin atau selasa bisa ditanda tangani, minggu depan bisa diserahkan ke BPN, nanti akan diproses pemecahannya ataupun pengalihan Haknya, kemudian baru terbit sertifikasi yang lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, wakil ketua II DPRD Belitung Hendra Pramono, dirinya bersyukur atas terlaksananya penyerahan tersebut, karena sudah belasan tahun, aset fasum dan fasos Perumnas dapat diserahkan ke Pemda.

“Alhamdulillah, ini berkat perjuangan Komisi 2, yang kebetulan saya koordinatornya, dan sampai saat inipun sepakatlah ini diserahkan ke Pemda dengan melibatkan DPRD Belitung,” ujar Hendra.

Hal yang sama diungkapkan Anggota komisi II DPRD Belitung Fendi Haryono. Ia mengatakan penyerahan aset secara simbolis pada hari ini, merupakan hasil rapat DPRD Belitung dengan pihak Perumnas Palembang, mengenai rencana serah terima yang mereka lakukan 5 Februari 2020.

“Alhamdulillah hari ini penyerahan secara simbolis itu dilakukan,” katanya. Fendi bersyukur atas penyerahan lahan tersebut, dan berharap penganggaran perbaikan jalan segera dilaksanakan, karena sudah dibutuhkan dilokasi tersebut.

Anggota komisi II DPRD Belitung Vina Cristyn Ferani juga bersyukur hari ini momentum yang sangat penting, kerjasama Pemda dan DPRD Kabupaten Belitung dalam hal ini Komisi II, dalam penyerahan aset dari Perumnas ke Pemkab Belitung.

Sehingga Fasos, Fasum, drainase, dan Jalan di PerumnAs bisa dibangung dengan dibiayai dari APBD kabupaten Belitung. “Aset yang diserahkan Luas lahan 34.000m2, Jalan 20.730 m2 atau sekitar 4 KM, Kami DPRD Kabupaten Belitung siap mendorong pembangunan yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat,” terangnya. (dod)