Festival Laskar Pelangi Siap 99%

by -

*Besok Akan Dibuka Gubernur Rustam Effendi, Didominasi Acara Seni dan Budaya

foto A- gladi kotor tari pendulang timah flp 2015 - Copy

Foto A: ainul yakin/be
700 PENARI:
Pelaksanaan Gladi Bersih Tarian Pendulang Timah, tarian kolosal fenomenal yang diharapkan mampu menjadi ikon Pulau Belitong, selain sejumlah produk seni budaya Belitong lainnya yang sudah ada.

SIJUK-Persiapan Festival Laskar Pelangi (FLP) 2015 di Pantai Tanjungtinggi, 27-29 Agustus,  hingga kini terus dikebut. Salah satu kegiatan untuk menyukseskan FLP 2015 yakni digelarnya gladi bersih (GR) sejumlah isian acara, di antaranya Tarian Pendulang Timah yang diangat menjadi ikon utama Festival Laskar Pelangi.
Gladi dilangsungkan Selasa (25/8), sore kemarin. Untuk tarian ini dibutuhkan persiapan matang mengingat tarian ini dinilai spesial karena melibatkan 700 penari yang didominasi anak-anak SMP hingga SMA. Selain itu, keunikan dari tarian ini diprediksi mampu menjadi kebanggaan karya urang Belitong yang ratusan tahun akrab dengan tambang Timah.
Rencananya, pembukaan FLP 2015 akan dilakukan secara resmi oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi, Kamis (27/8) besok mulai pukul 09.00 WIB. Sejumlah acara dalam pembukaan disiapkan oleh panitia di antaranya Tarian Tradisional Sijok, Berebut Lawang. Lantas untuk acata malamnya, ada sejumlah pagelaran dan atraksi yang tak kalah menarik yang bernuansa seni budaya seperti hadra, gambus ombak berayun dan pengekar campo. Untuk susunan acara FLP 2015 bisa dibaca di halaman 7 Harian Belitong Ekspres.
Salah satu Panitia FLP 2015 Alek, memastikan seluruh persiapan acara FLP 2015 kini terus disempurnakan. “Dari gladi sinilah kita lihat bagian mana yang kurang dari persiapan kita, lalu kita perbaiki dan semaksimal mungkin mengurangi kesalahan,” kata, Alek, Selasa (25/8) kemarin di lokasi gladi Pantai Tanjungtinggi, tepatnya di depan Lor In Hotel Belitung.
Menurut Alek, even ini akan menampilkan 700 penari kolosal yang diperankan oleh anak-anak Belitong, termasuk dari Kecamatan Sijuk. Panitia memfokuskan pada siswa SMP dan SMA. Tarian kolosal juga akan memecahkan Original Rekor Indinesia (ORI) sebagai tarian satu-satunya di Indonesia yang unik. “Makanya dari GR (gladi resik) ini kita pastikan jumlahnya 700 orang,” tukasnya.
Terpisah, Ketua Panitia Festival Laskar Pelangi Kusumah Kosasih mengatakan, panitia sudah maksimal melakukan persiapan. Diharapkan tidak ada kendala teknis selama penyelenggaraan. “Hingga besok (Rabu,Red) semua kita persiapkan dan peserta yang tampil semua siap all out menyukseskan FLP yang akan mengangkat pariwisata Belitong ini. Kemudian persiapan lokasi termasuk area parkir juga sudah dipersiapkan,’’ ungkapnya.
Kusumah menyampaikan terimakasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah mendukung FLP 2015 ini tetap jalan dan sukses. “Kita panitia sangat terbuka terhadap siapapun yang hendak mendukung kegiatan ini. Yang jelas, kami panitia tetap berusaha memenuhi akuntabilitas publik dan jika ada kekurangan akan kami evaluasi semuanya. Yang pasti, kami harus yakin dan optimis, FLP 2015 ini harus sukses,’’ tegas Kusumah.
Sementara itu, salah satu koreografer Tarian Pendulang Timah, Wulan mengatakan, saat ini kondisi anak-anak para penari sudah 99 persen siap tampil. Untuk kendala, hanya adaptasi lokasi. Lantas, para ratusan penari yang baru bergabung butuh menyesuaikan dengan penari lama yang beberapa waktu lalu sudah perfom di Museum Kata, Gantung.
“Selain itu, ada beberapa penyempurnaan gerak dari Tarian Pendulang Timah. Saat di Museum Kata, kita tampil dengan empat gerakan, namun untuk acara puncak, ada sepuluh gerakan. Intinya kami siap untuk menghadapi acara puncak FLP 2015,” ujar Wulan didampinggi koreografer Widia di sela-sela gladi, kemarin.
Yang tak kalah menarik, acara puncak FLP 2015 akan makin meriah. Sebab, seribu letusan kembang api akan dilontarkan ke angkasa Pantai Tanjungtinggi. Kembang api tersebut merupakan sumbangan dari Toko Tomy Belitung, yang ikut partisipasi dalam kegiatan ini.
“Satu kotak kembang api dan beberapa lainnya. Jenis kembang api ini seperti yang biasa diluncurkan pada saat tahun baru dan acara-acara penutupan konser,” ujar Tomy, pemilik Toko Tomi Utama tersebut kepada Belitong Ekspres, kemarin.
Dirinya mendukung penuh adanya kegiatan FLP 2015 ini. “Semoga dengan adanya event ini, pariwisata Belitong bisa maju. Saya berharap, acara seperti ini terus dilaksanakan. Sebab acara ini sangat positif untuk kemajuan Belitong. Sudah selayaknya semua pihak termasuk pemerintah mendukung kegiatan positif  ini,”pungkasnya. (kin/ade/agu)