Fezzi Minta Pemda Siapkan Ruang Isolasi Lebih Banyak

by -
Fezzi Minta Pemda Siapkan Ruang Isolasi Lebih Banyak
DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Beltim dinyatakan telah sembuh. Rata-rata pasien covid-19 yang sembuh, awalnya merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Hal ini tentu menjadi kekhawatiran apabila sewaktu-waktu terjadi kasus positif dalam jumlah yang lebih banyak atau meluas.

“Trend corona sekarang kebanyakan orang tanpa gejala. Kalau orang tanpa gejala itu harus 10 hari isolasi mandiri,” ungkap Ketua DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja yang mengutip data perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Beltim, Selasa (8/11).

Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya tidak lengah hanya karena pasien-pasien terkonfirmasi positif telah sembuh. Sebaliknya, kesembuhan pasien menjadi jeda waktu untuk mempersiapkan sarana prasarana semisal ruang isolasi yang memadai. “Nah sekarang ruang isolasinya dimana. Mumpung sekarang Alhamdulillah kita zero, sekaranglah saatnya kita bersiap,” kata Fezzi.

Belajar dari penanganan pasien positif maupun reaktif hasil rapid, tim gugus tugas (sekarang Satgas) seringkali kebingungan dan tidak mengambil tindakan. “Yang sudah-sudah, di Beltim ini, kalau sudah ada baru ribut harusnya ribut pas waktu zero. Kalau sudah ada yang terkena, kita sudah siap dengan itu,” jelasnya.

Menurut Fezzi, ruang isolasi dapat memanfaatkan rumah dinas yang kosong atau menyewa hotel-hotel di wilayah Kecamatan Manggar. Tentu saja, agar bisa dimanfaatkan harus disiapkan jauh-jauh hari.

“Tempatnya dimana, ya carilah. Contohnya di Kecamatan Manggar, masa cuman satu disiapkan di rumah dinas Camat. Biasanya ada kaitan-kaitan dengan situasi sekarang ini kita tidak bisa membatasi arus masuk. Artinya bukan mustahil akan ada (kasus). Oleh karena itu harus siap,” jelas Fezzi.

“Yang bisa kita lakukan, pertama kita punya rumah dinas kosong. Itu bisa dipakai. Kedua, kita punya beberapa hotel yang sekarang kosong, itu bisa disewa pemda. Ibaratnya dipersiapkan saja tapi ngomongnya sekarang jangan paa ada kejadian,” imbuhnya.

Fezzi mendorong Pemda Beltim mencontoh daerah lain yang lebih awal mempersiapkan ruang isolasi yang menampung dalam jumlah banyak. Secara kontrol pun akan jauh lebih mudah ketimbang isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Begitu kena langsung di isolasi disana, ngontrolnya pun tidak sulit. Memang bisa isolasi mandiri tetapi berpotensi meresahkan masyarakat. Yang sudah-sudah maayarakat resah dan heboh. Kenapa tidak kita persiapkan dari sekarang,” sebutnya.

“Kita tunggu. Yang jelas kita tidak ingin setelah kebakaran baru kita cari pemadam. Harusnya potensi kebakaran itu yang kita siapkan jangan menunggu heboh baru bertindak,” tandas Fezzi. (msi)