Forum Warga, Cara Bawaslu  Tingkatkan Partisipasi Pemilih

by -
MANGGAR – Guna menyiapkan pemilu 2019 yang berkualitas, jajaran Bawaslu RI hingga ke tingkat bawah melaksanakan berbagai langkah strategis. Salah satunya kegiatan forum warga yang digagas Bawaslu dalam kelompok-kelompok di berbagai lapisan masyarakat.
“Kegiatan forum warga merupakan salah satu kewajiban yang diamanahkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum kepada Bawaslu kabupaten/ kota terutama Pasal 104 huruf (f) yang berbunyi mengembangkan pengawasan Pemilu partisipatif,” ungkap Ketua Panwaskab Beltim, Wahyu Epan Yudhistira kepada wartawan, Rabu (9/5) usai mendampingi kegiatan monitoring bersama Ketua Bawaslu Provinsi Babel.
Menurutnya, kegiatan forum warga bertujuan untuk menyebartahukan informasi, pengetahuan dan pemahaman terkait Pengawasan Pemilu ke semua lapisan masyarakat. Termasuk ajakan untuk bersama Bawaslu mengambil peran aktif mengawasi dan mengawal Pemilu Tahun 2019, sehingga tegaknya aturan dan keadilan Pemilu bisa terwujud. “Semua lapisan masyarakat terutama yang sudah memiliki Hak Pilih boleh berpartisipasi dalam forum warga,” kata Epan.
Ia juga menjelaskan kegiatan forum warga akan dilaksanakan minimal 1 kali di setiap desa namun di tahapan tertentu akan dilakukan evaluasi dan supervisi, dengan segmentasi dan target group yang beragam. “Kita juga mengutamakan keterwakilan dan keberagaman baik pendekatan administrasi kewilayahan termasuk komunitas,” sebutnya.
Kegiatan forum warga akan diisi dengan berbagai materi ringan dan bersifat mendasar sebagai upaya meningkatkan pemilu partisipatif oleh setiap individu yang memiliki hak pilih. Bawaslu memberi ruang seluas-luasnya berinteraksi dua arah dengan warga untuk sharing dan berdiskusi terkait hal-hal yang menyangkut Kepemiluan.
“Terutama Pengawasan Pemilu serta larangan-larangan dan sanksi jika melakukan Pelanggaran Pemilu. Ini juga termasuk potret riil yang sudah terjadi di Pemilu sebelumnya, maupun yang potensial terjadi di Pemilu 2019,” ulasnya. (msi)