Gadis 15 Tahun Digilir Pemuda di Semak-Semak, Direkam Pakai Hp

by -
Gadis 15 Tahun Digilir Pemuda di Semak-Semak, Direkam Pakai Hp
Ilustrasi

belitongekspres.co.id, GANTUNG – Kasus pencabulan anak baru gede (ABG) yang masih berusia 15 tahun terjadi di Kecamatan Gantung Kabupaten Beltim). Sebut saja Bunga, gadis Desa Gantung disetubuhi 4 pemuda sekaligus di semak-semak. Peristiwa ini terjadi di Jalan Baru Desa Gantung, Ahad (10/1) pekan lalu.

Kasat Reskrim Polres Beltim AKP Ghalih Widyo Nugroho menerangkan kronologi kejadian pada Minggu tanggal 10 Januari 2021 sekira pukul 15.30 WIB. Korban saat itu pergi ke warung yang berada di Dusun Ganse Desa Gantung untuk membeli es.

“Kemudian, korban bertemu dengan 4 pelaku yaitu Ben (19), Cas (19), Fer (26) dan Set (19) yang sedang nongkrong di situ. Setelah itu Ben mengajak korban jalan-jalan untuk makan bakso,” ungkap AKP Ghalih kepada Beitong Ekspres, Selasa (18/1) kemarin.

AKP Ghalih melanjutkan, pelaku Ben berboncengan menggunakan sepeda motor Suzuki milik korban, serta Cas dan Set mengendarai sepeda motor Yamaha N-MAX. Sedangkan Fer menggunakan sepeda motor Yamaha XEON. Mereka pergi ke arah jalan baru Dusun Ganse, Desa Gantung.

“Sesampainya di sekitar jalan baru, sekira pukul 16.30 WIB, pelaku Ben mengajak korban ke dalam semak belukar yang berada di pinggir jalan. Kemudian Ben membuka pakaian korban, tidak lama kemudian datang 3 pelaku lain. Saat itulah terjadi perbuatan tidak senonoh tersebut,” terang Kasat Reskrim.

Kata AKP Ghalih, peristiwa ini diawali oleh Ben melakukan persetubuhan terhadap korban, kemudian Cas bergantian melampiaskan hasrat bejatnya. Sedangkan pelaku Set saat itu merekam kejadian tersebut menggunakan Hp Merek OPPO A9 milik Cas.

Setelah itu, sang kakak sekira pukul 17.00 WIB mencari korban karena tidak pulang ke rumah. Kemudian kakak korban melihat sepeda motor milik adiknya, serta 2 sepeda motor lain terparkir di pinggir jalan baru. Lalu, kakak memanggil korban dan adiknya keluar dari arah semak belukar.

“Saat ditanyakan kakaknya, korban tidak bercerita apapun. Pada hari Selasa, tanggal 12 Januari 2021 korban bercerita kepada keluarganya, tentang kejadian persetubuhan yang dialami oleh korban. Lantas, korban dan keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Beltim,” jelas AKP Ghalih.

Mendapatkan laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Beltim langsung melakukan penyelidikan terkait keberadaan para pelaku. Kemudian sekira pukul 18.00 WIB, pelaku Ben, Fer dan Set berhasil diamankan berikut barang bukti sepeda motor N-MAX dan XEON di daerah Dusun Ganse.

“Dan sekira pukul 20.00 WIB pelaku Cas diamankan di daerah Kolong Keramik, Kelurahan Air Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Kemudian para pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Beltim untuk dilakukn penyidikan lebih lanjut,” tukasnya.

Pelaku Cas adalah warga Kendal yang berdomisili di Air Raya Tanjungpandan, rekannya Set warga Gantung, dan 2 pelaku lainnya merupakan warga pendatang yang berdomisili di Kecamatan Gantung. Saat ini pelaku diamankan di Sel Tahanan Polres Beltim dan terancam hukuman 15 tahun penjara.

Adapun barang bukti yang ikut diamankan polisi, yaitu 1 buah baju warna coklat motif bunga, 1 buah bra warna pink, 1 buah celana dalam perempuan warna biru muda, 1 buah sepeda motor merek Yamaha N-MAX warna abu-abu tanpa nopol, dan 1 buah sepeda motor merek Yamaha XEON warna hitam tanpa nopol. (dny)