Gagal Maling, Dul Ditangkap Warga

by -

*Sudah Bobol Rumah, Sepat Bekap Anak Pemilik Rumah

TANJUNGPANDAN-Aksi pencurian dengan cara membobol pada malam hari terjadi di Belitung. Sehari sebelumnya, polisi berhasil mengungkap dan mengamnakan pelaku pencuri di salah satu sekolah di Kawasan Air Ketekok, Selasa (18/8) lalu, kali kasus pencurian terjadi di Jalan Murai Air Raya, Rabu (19/8) dini hari.
Pelaku yang diketahui bernama Dul (23) warga Lombok Nusa Tenggara Timur yang tinggal Simpang Tiga Belitung Timur ini, diamankan masyarakat sekitar. Dia ketangkap dan berhasil dipergoki warga usai membobol rumah milik Nirwan, Rabu (19/8) sekitar pukul 03.00 WIB.
Setelah menangkap maling ini, masyarakat membawanya ke Polsek Tanjungpandan. Tak lama pihak kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dan merekontruksi kejadian di rumah korban.
Saat renkrontruksi, pelaku memperagakan beberapa adegan. Pada saat kejadian, pelaku usai pesta miras di salah satu kafe di Tanjungpandan. Setalah itu, pria yang mengaku kerja di sawit ini langsung menuju rumah yang menjadi target operasi.
Setiba di rumah korban, pelaku masuk dari pintu samping rumah dengan cara mencongkel dengan seng. Setelah pintu terbuka, pelaku langsung masuk ke dalam rumah. Saat pelaku hendak mengambil barang, anak korban sebut saja Bunga (13) terbangun.
Mengetahui Bunga terbangun, pelaku langsung menutup mulut korban dengan kain yang ada di sekitar rumah. Mendengar teriakan anaknya, Nirwan langsung bangun dan pelaku langsung kabur.
Pelaku yang kabur membuat Nirwan spontan meminta tolong ke warga sekitar untuk mengejar pelaku. Alhasil, pria yang mengaku sudah enam tahun di Belitung ini berhasil ditangkap warga, dan sempat menjadi bulan-bulanan masyarakat.
Beruntung, warga dapat meredam emosinya sehingga tidak sempat menghajar pelaku. Setelah tertangkap, pelaku langsung dibawa ke Polsek Tanjungpandan untuk mempertangung jawabkan perbuatannya.
Di hadapan Polisi Dul mengakui semua perbuataannya. Dikatakan Dul, dia nekat melakukan perbuatan tersebut lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. “Rencana uang hasil curian ini aku kirim ke orang tua di kampung,” kata Dul kemarin.
Sementara itu, Kapolsek Tanjungpandan Kompol Abdul Azis mengatakan, pelaku sudah diamankan di Polsek Tanjungpandan. Saat ini polisi masih melakukan penyidikan terhadap pelaku. Kapolsek memastikan, Dul adalah pelaku tunggal dalam percobaan pencurian ini.
“Pelaku belum sempat mengambil barang atau uang yang ada di dalam rumah korban. Jadi tidak ada barang bukti yang diamankan kecuali seng yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi kejahatan,” ujar Kapolsek Tanjungpandan kepada Belitong Ekspres, kemarin.
Meski pelaku belum sempat mengambil barang-barang yang ada di dalam rumah korban, namun tersangka tetap di jarat dengan pasal 363 Ayat ke 3 dan 5 tentang pencurian. “Unsur 363 sudah terpenuh. Ayat 3, pelaku melakukan pencurian pada malam hari. Ayat 5 masuk ke dalam rumah korban dengan cara merusak pintu dan melompat pagar,” ungkap Kompol Azis.

Dijelaskan Kompol Abdul Azis, Pelaku diancam hukuman tujuh tahun penjara. Namun, adanya junto 55 ayat 1 KUHP, yang menjelaskan pelaku pencurian namun belum sempat mengambil barang yang hendak dicuri, maka pelaku dikurangi sepetiga dari tuntutan. “Jadi, 7 tahun dikurangi sepertiga. Pelaku diancam hukuman lima tahun penjara,” pungkasnya.(kin)