Ganggu Transportasi Darat

by -2 views

PANGKALPINANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Bangka Belitung (Babel) menyatakan kabut asap mengganggu kelancaran lalul intas transportasi darat karena jarak pandang yang semakin berkurang.
“Kabut asap tebal terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB hingga 07.00 WIB, sehingga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas,” kata Kepala Dishub Babel, Huzarni, Kamis (17/9).
Ia menjelaskan meningkat ketebalan kabut asap ini karena aktivitas pembakaran lahan, hutan dan adanya asap kiriman dari Palembang, Sumatera Selatan.
“Pagi kemarin semua mobil berhenti karena tidak adanya jarak pandang, bahkan mobil yang saya ditabrak mobil lainnya dari belakang,” ujarnya.
Untuk itu, kata dia, dihimbau masyarakat untuk berhati-hati dan mewaspadai kabut asap, terutama pada pagi hari. Jika siang kabut asap sudah mulai berkurang. “Kami mengimbau masyarakat untuk menghidupkan lampu kendaraan dan mengurangi kecepatan kendaraan, untuk menghindari kecelakaan,” ujarnya.
Sementara itu, kata dia, kabut asap ini belum menganggu aktivitas penerbangan dan lalulintas kapal laut yang masih berjalan lancar. “Saat ini kami belum menerima laporan ngangguan penerbangan di Bandara Depati Amir Pangkalpinang dan Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Belitung, namun demikian diimbau pilot tetap waspadai kabut asap ini.
Jika kabut asap ini sudah mengganggu dan membahayakan keselamatan penumpang maka diharapkan pilot tidak perlu mendarat,” tandasnya. (ant/rb)