Gara-Gara Pemkab Beltim Lambat, Pasien Positif Belanja Keluar Rumah

by -
Gara-Gara Pemkab Beltim Lambat, Pasien Positif Belanja Keluar Rumah
Kepala Desa Baru Mislan Kadir.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Gara-gara lambatnya Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim), melayani kebutuhan warga positif Covid-19, akhirnya pemilik warung Mie Ayam Manggar yang diminta isolasi mandiri harus keluar rumah berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Tak ayal, hal tersebut membuat Kepala Desa Baru Mislan Kadir geram. Menurutnya peristiwa ini diakibatkan sikap lambatnya Tim Covid-19 Kabupaten Beltim terhadap pelayanan pasien yang terpapar Corona. Sehingga itu semakin membuat masyarakat resah.

“Kalau kita lihat, dan dari kondisi lamanya penanganan terhadap pasien yang terpapar Covid-19 ini, posko kabupaten terlalu lambat untuk menangani ini. Dan untuk menempatkan mengisolasi pasien itu sendiri sampai saat ini belum ada kejelasan. Mau diisolasi di mana? kalau isolasi mandiri itu membuat masyarakat resah, di sekitarnya dan sebagainya,” sesal Mislan saat diwawancara Belitong Ekspres, Selasa (28/7).

Kemudian, lanjut dia untuk bantuan-bantuan seperti sembako dan memberikan fasilitas kesehatannya, Tim Covid-19 Kabupaten Beltim dinilai lambat. Dampaknya, kata Mislan, akhirnya si pasien itu sendiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari harus keluar rumah.

“Hal ini menjadikan masyarakat sekitar semakin resah. Karena masalahnya untuk saat ini terpaparnya Covid-19 itu bukan hanya melalui sentuhan, melalui udara juga seperti yang sudah direkomendasikan WHO,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dia berharap kepada posko kabupaten, agar segera menangani hal tersebut. “Jangan lambat. Masalahnya dampat negatifnya itu yang harus kita cegah. Dampak yang nantinya masyarakat terpapar baru. Itu harus diminimalisir semaksimal mungkin,” tandasnya.

Untuk diketahui peristiwa ini terjadi pada pasien positif Covid-19 penjual Mie Ayam Ceker di Lipat Kajang Desa Baru Kecamatan Manggar. Pasien yakni SU (51) dan RA (51), seharusnya keduanya tetap berada dalam rumah saat menjalani isolasi mandiri. (dny)