Gasak Mesin TI, 2 Pemuda Terancam 9 Tahun Penjara

by -
Press Release di Graha Patriatama Polres Beltim, Rabu (6/3).

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Gasak mesin TI, dua pemuda asal Lombok dan Pandeglang terpaksa berurusan polisi.

HR (24) dan LB(23) hanya tertunduk saat Kabag Ops Polres Belitung Timur (Beltim) Kompol Rusnoto menyampaikan Press Release ke sejumlah awak media, Rabu (6/3).

Dalam kegiatan press release di Graha Patriatama Polres Beltim, Kompol Rusnoto menyampaikan, bahwa tersangka telah melakukan pencurian mesin tambang timah milik Doris (36) warga Dusun Garumedang RT 20/09 Desa Sukamandi, Kecamatan Damar.

Setelah mendapat laporan dari pihak korban, kemudian unit Opsnal Polres Beltim langsung melakukan olah TKP di Lokasi Tambang Aik Rebik Desa Mengkubang Kecamatan Damar.

“Kemudian, mendapatkan petunjuk, dari petunjuk tersebut kepolisian memburu keberadaan pelaku, hingga dilakukan penangkapan,” terang Kompol Rusnoto didampingi KBO Reskrim Polres Beltim Iptu Karyadi.

Sebelumnya, pengejaran tersangka LB dilakukan pada tanggal 4 Maret 2019, pukul 15.00 WIB. HR berhasil ditangkap saat berada di areal perkebunan di Dusun Pancur Desa Padang Kecamatan Manggar.

Di hari yang sama tersangka HR, juga berhasil diciduk di lokasi TPA Trafo Mayang Desa Sukamandi Kecamatan Damar.

Tersangka HR (24) adalah warga kampung Cipahut Pandeglang Jawa Barat. Dan LB (23) merupakan warga jalan air Mak Dusun Kalibambang Kabupaten Lombok Timur. Keduanya berdomisili di Dusun Sukamandi Kecamatan Damar Kabupaten Beltim.

Adapun barang yang digasak pelaku adalah berupa 1 unit mesin diesel, merk Motoyama, 1 buah selang ukuran 3 dim merk Sonihouse warna biru panjang 20 meter. Kerugian ditaksir sekitar tujuh juta rupiah.

“Modus operandi, pelaku mengambil barang tersebut menggunakan parang, dipotong langsung diangkut. Ancaman hukuman, dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 4 dan ke 5 KUHP, yaitu 9 tahun penjara,” jelas Kompol Rusnoto.

Adapun barang bukti yang diamankan, yaitu 1 unit mesin diesel, merk Motoyama, 1 set selang ukuran 3 dim merk Sonihouse warna biru panjang 20 meter.

Satu buah parang bergagang plastik warna kuning dengan sarung warna putih. 1 buah kunci inggris warna silver, dan 1 buah kunci pas ukuran 19.

Kasat Reskrim Polres Beltim AKP Ferrey Hidayat, SIK, melalui KBO Reskrim Iptu Karyadi, berpesan, dari kejadian ini agar masyarakat lebih berhati-hati, dan selalu waspada menjaga barang masing-masing.

“Himbauan kami dari satreskrim Polres Beltim, agar masyarakat peduli dengan barang miliknya dan dijaga, agar jangan sampai terjadi atau terulang peristiwa-peristiwa seperti ini,” pesan Karyadi.

Diketahui, barang yang dicuri tersangka rencananya akan digunakan tersangka untuk menambang. Saat dilakukan penangkapan seluruh barang tersebut masih berada di kediaman tersangka. (dny)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *