Gatot: Siswa Tamtama Jangan Cengeng!

by -

PANGKALPINANG – Brigade Mobil (Brimob) sangat berbeda dengan polisi pada umumnya, baik pendidikan maupun pelatihannya. Hal tersebut disampaikan Kapolda Babel Brigjen Pol Gatot Subyaktoro kepada 56 calon siswa tamtama brimob yang dinyatakan lulus di tingkat Polda Babel.
“Pendidikan untuk brimob itu sangat berat dari pendidikan polisi umum lainnya, para siswa harus benar-benar mempersiapkan mental dan fisik untuk mengikuti pendidikan,” kata Kapolda saat pengumuman calon siswa Tamtama Brimob Polda Babel, Rabu (29/7).
Para siswa tamtama brimob ini akan mengikuti pendidikan di Pusdik Brimob Watu Kosek Jawa Timur. Mereka akan dididik lebih mendalam mengenai senjata hingga mahir, sesuai dengan motto Brimob “Sekali tampil harus berhasil, sekali melangkah pantang menyerah,” tegasnya.
“Kalau dulu yang mau masuk jadi brimob melalui polisi pada umumnya, tetapi sekarang langsung ikut pendaftaran tamtama brimob. Oleh sebab itu pendidikannya juga sangat berbeda dan berat,” katanya.
Kapolda mengingatkan kepada para siswa tamtama brimob agar tidak cengeng selama mengikuti pendidikan, yang akan berbaur dengan ribuan siswa tamtama dari polda lain. “Saya ingatkan kepada seluruh siswa tamtama brimob yang akan diberangkat ke Pusdik Brimob Jawa Timur agar meminta doa orang tua, supaya diberikan kesehatan, kekuatan selama mengikuti pendidikan. Karena mereka akan mengikuti pendidikan yang berat seperti dijemur sepanjang hari, atau dibangunkan tengah malam. Sehingga betul-betul membutuhkan fisik yang prima,” tukas kapolda.
Kapolda juga mengimbau kepada 8 calon siswa tamtama yang tidak lulus, agar tidak putus asa. Mereka masih bisa mengikuti tes lagi pada tahun depan, dengan persiapan yang lebih baik lagi.
“Melalui hasil pengumuman yang terbuka ini, para siswa yang tidak lulus bisa mengetahui kelemahan mereka selama mengikuti tes di tingkat panitia daerah. Sehingga jika mereka ikut tes lagi, sudah mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi,” imbuhnya. (cr62)