banner 728x90

Gedung Pasar Pagi Pasca Renovasi Kapasitas Kurang, Parkir Semrawut

Life at ease with amazing nature| Leebong island

PANGKALPINANG – Wajah Pasar Pagi Pangkalpinang hingga saat ini masih belum tertata dengan baik. Itu terlihat saat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pangkalpinang, Kamis (26/1) kemarin melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi. Hasilnya, masih banyak pedagang yang menggunakan punggung jalan yang seharusnya untuk parkir menjadi lapak bagi mereka untuk berjualan.

Mereka beralasan jika kapasitas gedung yang saat ini dapat menampung pedagang hingga 400 orang tidak cukup, sehingga memaksa sebagian pedagang lainnya yang disinyalir berdasarkan data terakhir total mencapai 800 pedagang harus kembali menggunakan trotoar dan sebagian jalan guna menjajakan dagangannya.

Akibatnya pun, parkir kendaraan yang semula difokuskan berada di bawah atau di jalan kini harus menjorok hingga ke atas tepat berada di sisi gedung pasar. Kepala Bidang Ketertiban Umum, Syarifudin di lokasi Pasar Pagi mengatakan, sidak kali ini pihaknya hanya melakukan pembinaan terhadap para pedagang yang berjualan di luar pasar pagi, dimana karena hal tersebutlah yang membuat pasar pagi menjadi tidak teratur.

“Kami akan lakukan pembinaan dan penertiban terhadap pedagang yang berjualan diluar pasar dan kegiatan ini bukan hanya hari saja tapi kami akan lakukan setiap hari, hingga para pedagang tidak ada yang berjualan di luar pasar,” ujarnya disela-sela sidak.

Lanjutnya, penertiban seperti ini akan terus dilakukan oleh pihaknya, agar ketertiban dan kebersihan pasar selalu terjaga dan apabila nantinya ada para pedagang yang berjualan diluar lokasi yang ditetapkan oleh pemerintah maka seluruh dagangannya akan disita. “Kegiatan seperti ini kan kami lakukan setiap hari, akan kami siagakan beberapa pasukan untuk berjaga. Kalau memang nantinya masih ada juga pedagang yang berjualan di luar dari tenpat akan kami tindak,” tegasnya.

Masih katanya, penyebab para pedagang berjualan di trotoar jalan, itu dikarenakan parkir motor yang seharusnya hanya dibawah saja tetapi sekarang sudah sampai atas dan juga karena jumlah pedagang yang sudah melebihi dari kapasitas untuk berjualan. “Kita akan laporan kepada atasan, tentang adanya parkir diatas depan Pasar Pagi tersebut dan juga untuk permasalahan kapasitas pasar yang hanya 400 pedagang, sedangkan pedagang sekarang sudah hampir 800 pedagang,” imbuhnya.

Rojali salah satu pedagang di pasar tersebut mengungkapkan, bahwa dulunya sebelum Pasar Pagi ini diperbaiki, para pedagang berjualan diatas tapi sekarang sudah tidak diperbolehkan lagi dan tempat tersebut digunakan untuk lahan parkir. “Bagaimana kami tidak berjualan di luar pasar, tempat kami sudah dijadikan lahan parkir,” keluhnya.

Jika seperti kondisi pasar seperti yang dulu, lanjutnya, mungkin para pedagang akan tertib, mengingatkan kapasitas pasar hanya dapat menampung 400 pedagang saja untuk dalam pasar, tapi sekarang setelah didata jumlah para pedagang bertambah mencapai 800 pedagang. “Jadi kami minta kepada UPT Pasar Pagi untuk melarang parkir diatas, jadi para pedagang bisa berjualan seperti dulunya,” pintanya. (tya)

Tags:
author

Author: