Gelombang Tinggi Landa Jalur Pelayaran

by -

PANGKALPINANG-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang memprakirakan gelombang setinggi lebih dari tiga meter melanda jalur pelayaran Bangka Belitung mulai 23 Oktober pukul 07.00 WIB hingga beberapa hari.”Gelombang tinggi itu diprakirakan terjadi di jalur pelayaran penyeberangan Babel dari Pangkalpinang menuju Tanjung Pandan yakni di Selat Karimata bagian selatan,” kata Staf Koordinator Unit Analisis Kantor BMKG Pangkalpinang, Evi Diana Prihatiningsih, Kamis (22/10).
Ia mengatakan, gelombang tersebut dipicu kecepatan angin yang mencapai 39 kilometer per jam yang berembus dari timur laut menuju selatan.”BMKG Pangkalpinang telah mengeluarkan peringatan dini bagi pengguna jasa laut agar mewaspadai ketinggian gelombang di jalur pelayaran ini karena dikhawatirkan dapat menyebabkan kecelakaan laut,” katanya.
Menurut dia, gelombang tinggi juga diperkirakan akan terjadi di beberapa jalur pelayaran Babel lainnya, seperti di Selat Gelasa, Selatan Bangka dan Utara Bangka.”Ketinggian gelombang di perairan tersebut mencapai hingga 2,5 meter dengan kecepatan angin berkisar antara 16-38 kilometer per jam,” katanya.
Sedangkan di Selat Bangka, ketinggian gelombang laut akan mencapai 1,8 meter disertai angin dengan kecepatan 13 hingga 32 kilometer per jam.Sementara berdasarkan pantauan satelit cuaca, kondisi cuaca di daratan Babel masih sama seperti beberapa hari yang lalu belum ada peningkatan yang signifikan.”Prakiraan cuaca di Babel masih berawan dan belum ada tanda-tanda akan turunnya hujan baik dengan intensitas ringan maupun lebat,” katanya.
Ia menambahkan, kecepatan angin di daratan tersebut berkisar antara lima hingga 17 kilometer per jam dengan suhu udara mencapai 33 derajat celcius.(rb/ant)