Gerakan Coklit Serentak di Beltim Dipuji, Prosesnya Mudah dan Cepat

by -
Gerakan Coklit Serentak di Beltim Dipuji, Prosesnya Mudah dan Cepat
Anggota Komisioner KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Guid Cardi yang turut memantau Gerakan Coklit Serentak di Kabupaten Beltim.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Puluhan rumah tokoh masyarakat, pejabat pemerintah dan tokoh agama di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) didatangi oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Sabtu (18/7). Kedatangan PPDP ini dalam rangka Gerakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Serentak di seluruh Indonesia.

Gerakan Coklit Serentak diawali dengan apel bersama di setiap Kantor Desa ataupun Kantor Camat. Seluruh Panitia Pemilih Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan PPDP wajib hadir dalam apel yang dimulai pukul 7.30 WIB.

Ketua KPU Beltim Rizal mengatakan Gerakan Coklit Serentak memiliki arti penting dalam upaya memberikan motivasi bagi PPK, PPS, dan PPDP untuk senantiasa memberikan kinerja yang terbaik, loyalitas, professional, dan berintegritas.

“Kita mengumpulkan mereka untuk melihat kesiapan dan juga kelengkapan APD. Karena APD itu wajib dalam pelaksanaan Coklit yang mana harus mengedepankan protocol kesehatan secara ketat,” kata Rizal seperti dilansir Diskominfo Beltim.

Rizal menghimbau agar masyarakat dapat menerima kehadiran PPDP di rumahnya tanpa perlu merasa khawatir terhadap Covid-19 ataupun penyakit menular lainnya. Sebab, sebelum melaksanakan tugas PPDP juga sudah dicek kondisi kesehatannya.

“Masyarakat bisa mengecek langsung lewat lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Kalau pun ada masyarakat yang belum masuk dalam Daftar Pemilih, nanti petugas PPDP kami akan memasukkan dalam pemilih baru,” ujar Rizal.

Sementara itu Anggota Komisioner KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Guid Cardi yang turut memantau Gerakan Coklit Serentak di Kabupaten Beltim mengatakan, pelaksanaannya sudah berjalan baik, baik dari pelaksanaan maupun respon masyarakat.

“Alhamdulillah antusias dan partisipasi masyarakat sangat baik. Buktinya setiap petugas kita yang datang disambut dengan seyum ramah tamah dan didukung dengan menunjukkan identitas kependudukan yang mereka miliki,” kata Guid.

Mantan Ketua KPU Beltim ini juga menyatakan PPDP juga cukup terampil dan santun saat pelaksanaan coklit. Begitu pula saat meminta untuk menempelkan stiker di rumah warga.

“Mereka juga semuanya patuh dalam menggunakan APD sesuai dengan protocol Covid-19. Saya kira pelaksaaannya sudah cukup baik, semoga sampai seterusnya seperti ini,” harap Guid.

Proses Coklit Mudah dan Cepat

Pujian terhadap proses pelaksanaan Coklit dari PPDP Kabupaten Beltim disampaikan oleh beberapa pejabat dan tokoh publik. Mereka mengaku puas dengan pelayanan dan keramah tamahan yang diberikan petugas.

“Alhamdulillah saya kira awalnya agak lama dan sulit, ternyata sangat mudah dan cepat. Kita hanya tinggal menunjukkan identitas seperti Kartu Keluarga dan KTP, setelah itu tinggal jawab pertanyaan dan tanda tangan,” ungkap Wakil Ketua II DPRD Beltim Rohalba, seusai pelaksanaan Coklit di kediamaannya Desa Padang Manggar.

Rohalba yang didampingi Suaminya Adlan Taufik, meminta agar dalam pelaksanaan coklit seluruh warga Kabupaten Beltim yang memiliki hak suara dapat didata, sehingga tak ada warga yang kehilangan hak pilihnya dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Beltim 9 Desember 2020 mendatang.

“Kita ingin masyarakat terdaftar semua. Kita dari DPRD sangat mendorong agar data-data yang ada harus divalidasi dan dimutakhirkan semua,” kata Rohalba.

Anggota DPRD Beltim dua periode itu juga meminta agar KPU Beltim dapat terus mensosialisikan mengenai tahapan dalam Pillkada 2020, termasuk juga himbauan untuk warga agar mengecek data diri.

“Tahapannya kan masih lama, namun KPU harus terus sosialisasi terutama untuk masyarakat yang belum masuk. Terus apa saja yang dilakukan agar mereka dapat masuk dalam DPT,” ujar Rohalba.

Hal sama juga diungkapkan oleh Inspektur Kabupaten Beltim Haryoso. Ia  menilai coklit sangat mudah dan tidak memakan waktu lama.

“Prosesnya gampang, kawan-kawan ini juga sudah melaksanakan dengan baik dan tidak asal-asalan, sangat ramah malahan petugasnya,” beber Haryoso.

Terkait penggunaan APD petugas, Haryoso juga mengatakan sudah cukup baik mengingat hal itu dapat memberikan rasa aman bagi warga yang dikunjungi.

“Tidak perlu masukan lagi, semua sudah baik. Jadi dak ada alasan untuk takut semua sudah sesuai protocol,” ujar Haryoso. (@2!/rel)