Giliran TK Nurul Fallah Mandi di Depan Kantor Walikota

by -

*Sopian : Damkar Perlu Dikenalkan Sejak Dini

PANGKALPINANG  –  Program “mandi” di depan Kantor Walikota Pangkalpinang yang belakangan ini mulai digalakkan Pemkot Pangkalpinan melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Pangkalpinang nampaknya kian diminati oleh PAUD dan TK di Pangkalpinang. Setelah sebelumnya ratusan anak TK Bahagia Pangkalpinang mandi dihalaman Kantor Walikota bersama Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam, Selasa (21/3) kemarin, giliran anak TK Nurul Fallah Kelurahan Ampui Kecamatan Pangkalbalam mengunjungi Kantor Satpol PP dan Damkar Pangkalpinang.

Seperti kunjungan sebelum-sebelumnya, sebelum “ritual” mandi di depan Kantor Walikota, puluhan anak-anak TK Nurul Fallah juga dikenalkan dengan sarana dan prasarana yang berhubungan dengan damkar.
Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian yang menerima langsung kunjungan anak TK Nurul Fallah tersebut memastikan bahwa program ini akan terus dimaksimalkan. Karena menurutnya, damkar memang perlu dikenalkan sejak dini kepada anak-anak.

“Tentunya program ini sangat baik. Karena dalam pendidikan anak itu, selain pendidikan yang didapatkan dari dalam sekolah, juga dibutuhkan pendidikan diluar sekolah seperti mengenalkan damkar ini,” kata Sopian kepada Babel Pos saat melihat secara langsung anak-anak TK Nurul Fallah mandi didepan Kantor Walikota.

Menurut Sopian, dengan adanya pendidikan di luar sekolah setidaknya bisa membuka wawasan anak terhadap lingkungan yang tidak didapatkan didalam sekolah. Selain itu, katanya, anak-anak akan lebih peka terhadap kondisi sosial yang ada disekitar.

“Seperti pengenalan damkar ini contohnya, anak-anak sedikit banyak akan mengerti apa itu damkar. Kalau mereka sudah mengerti kan, mereka itu bahanya kebakaran itu apa,” paparnya.

Terkait tradisi mandi diakhir kunjungan ke damkar, diakui Sopian, hal itu juga sengaja dilakukan dalam rangka lebih mendekatkan anak-anak kepada alam.

“Sekarang ini kan kita lihat banyak anak-anak, ketika hujan mereka takut untuk mandi hujan, sehingga fisiknya sangat lemah. Jadi melalui tradisi mandi yang disemprot dengan mobil damkar ini harapan kita akan menambah kekuatan fisik anak-anak kita,”  tandasnya. (pas)