Gub Harus Tinjau Ulang Izin KIP

by -
Ilustrasi
Ilustrasi

PANGKALPINANG – Permasalahan pertambangan yang hingga kini menuai kritikan dari beberapa kalangan seperti Mahasiswa dan beberapa kelompok organisasi mendapat tanggapan serius oleh Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan (Gempa), Aditia Pratama, ST.
Pihaknya meminta kepada Gubernur dan pihak-pihak berkepentingan untuk meninjau ulang izin yang telah dikeluarkan. “Ini harus menjadi perhatian serius Gubernur Babel, apalagi terhadap izin pertambangan yang berada dalam kawasan wisata,” ungkap Adit, Kamis (12/5) kemarin.
Selain itu menurut Adit, gubernur pernah mengatakan bahwa salah satu program khususnya yakni terkait pengembangan pariwisata. “Kami menagih janji itu, kalau memang bapak Gubernur dan Kepala Daerah Kabupaten Kota komit, untuk kiranya meninjau kembali semua perizinan tersebut,” sebut Adit.
Adit juga mempertanyakan mengapa izin pertambangan di kawasan pariwisata bisa keluar, padahal lokasi IUP-nya berada di kawasan wisata. “Contohnya KIP di kawasan Pasir Padi izinnya lengkap, padahal ini merupakan kawasan pariwisata, makanya kita meminta untuk di audit dan di evaluasi ulang,” tukas Adit.
Aditpun menyayangkan sikap pemerintah yang lamban dalam menanggulangi kritikan khususnya terhadap pertambangan, sehingga membuat berbagai prasangka di masyarakat. “Ini akan mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemimpinnya, apalagi bukan pemimpin tersebut yang mengeluarkan, ini seperti pepatah orang makan nangkanya kita dapat getahnya,” tukasnya.
Selain itu Adit juga berharap pemerintah tidak pandang bulu dalam menegakkan aturan, bila memang melanggar peraturan maka harus ditindak. “Tambang-tambang ilegal yang semakin marak dilakukan, baik itu sekala kecil maupun skala besar, ini semua harus ditindak,” tutup lulusan Teknik Lingkungan tersebut.(iam/rel)