Gubernur Minta Pedagang Pasar Tradisional Tanjungpandan Patuhi Protokol Kesehatan

by -
Gubernur Minta Pedagang Pasar Tradisional Tanjungpandan Patuhi Protokol Kesehatan
Gubernur, Kapolda dan Danrem, Bupati Belitung beserta unsur Forkominda memantau Pasar Tradisional Tanjungpandan.

 

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Jelang Hari Raya Idul Fitri, Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan, Kapolda Babel Brigjen Pol Anang Syarif dan Danrem 045 Garuda Jaya Kolonel Czi Matheus Jangkung, memantau kondisi di Belitung, akhir pekan lalu.

Mereka terbang langsung dari Bangka ke Belitung dengan menggunakan helikopter milik Polda Babel. Helikopter tersebut mendarat mendarat di Mapolres Belitung.

Kedatangan mereka disambut Bupati Belitung H Sahani Saleh, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiyono, Dandim 0414 Letkol Inf Indra Padang dan Danlanud HAS Hanandjoeddin Letkol Nav Sunardi.

Berbagai kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih dua jam di Negeri Laskar Pelangi. Seperti memantau kondisi Pasar Tradisional Tanjungpandan, dan juga melihat secara langsung sejumlah pedagang yang dilakukan rapid test.

Bahkan orang nomor satu di Babel ini sempat menyapa para pedagang di Pasar Tradisional Tanjungpandan. Politikus Gerindra ini menghimbau para pedagang agar setiap melakukan aktivitas selalu menggunakan masker dan cuci tangan.

“Kami menghimbau agar para bapak ibu yang berjualan, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti menjaga jarak antara para pembeli dan penjual minimal satu meter,” kata Erzaldi kepada para pedagang.

Namun sayangnya, Gubernur Babel beserta jajaran yang hadir belum berkomentar mengenai kedatangannnya ke Kabupaten Belitung. Sebab, ketiganya diburu waktu, untuk kembali ke Pulau Bangka.

Sementara itu, Novri salah satu pedagang di Pasar Tradisional Tanjungpandan mengatakan, pada saat melakukan transaksi jual beli ia tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti pakai masker dan jaga jarak.

“Kami juga menyediakan tempat cuci tangan bagi para pembeli. Sehingga sebelum mereka memilih jajanan yang kita jual, pembeli dicuci tangan terlebih dahulu,” kata pria asal Tanjungpandan ini.

Pria ini sudah sepekan menjual aneka jajanan khas lebaran di Pasar Tanjungpandan. Aktivitas jual beli ini dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Khususnya pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kita menjual mulai pagi hingga malam hari. Untuk penjualan tahun ini bisa dikatakan cukup sepi. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (kin)

Editor: Yudiansyah