Gubernur Ngotot Saham PT Timah

by -

*Akan Perjuangkan  ke Menteri BUMN

JAKARTA-Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi kembali membicarakan tentang kepemilikan saham Pemrpov di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan PT Timah (Persero) Tbk di Hotel Borobudur, Kamis (26/3) kemarin. Jika pada undangan RUPS tahun lalu Gubernur membicarakan masalah ini, maka di tahun ini pun tetap berusaha memperjuangkan kepemilikan tersebut.
Menurut Gubernur, pemerintah Provinsi tidak punya hak suara jika tidak memiliki saham. Untuk itu, pada saat rapat berjalan Gubernur langsung keluar ruangan. Di luar ia terlihat berbincang dengan sejumlah pejabat di Babel. “Sebenarnya banyak yang mau disampaikan, tapi kita tidak punya hak suara,” kata Gubernur.
Kepada wartawan Gubernur mengatakan, sudah lama menginginkan saham di PT Timah (persero) Tbk meskipun hanya 10 persen. Sayangnya hingga kini belum terwujud.
Menurutnya sejak zaman Gubernur Almarhum Eko Maulana Ali sudah pernah diupayakan bahkan hingga dibentuk pansus. Tapi alasan dari PT Timah (persero) dianggap klasik. “Upayanya sudah dari almarhum pak Eko, ” tegas Gubernur.
Tapi ia mengaku tidak akan berhenti di sini. Upaya yang bakal dilakukan meminta langsung kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia berharap BUMN segera mengakomodir upaya tersebut. “Saya fikir tidak ada cara lain kita minta ke menteri BUMN untuk bicara,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui saham PT Timah (persero) Tbk 65 persen dimiliki negara. Sementara 35 persen dibagikan bebas alias milik publik (go public). (ade)