Guru dan Siswa SMP Negeri 2 Kelapa Kampit Dilatih Menulis

by -
Guru dan Siswa SMP Negeri 2 Kelapa Kampit Dilatih Menulis
Kepala SMAN 1 Manggar, Sabarudin saat memberikan kata motivasi kepada peserta pelatihan.

belitongekspres.co.id, KELAPA KAMPIT – SMA Negeri 1 Manggar kembali melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pengimbasan dan pendampingan program gerbang menulis. Kamis (4/3) kemarin, SMP Negeri 1 Kelapa Kampit menjadi sekolah ketiga yang mendapatkan pendampingan ini.

Sebelumnya, SMP Negeri 1 Dendang dan SMK Negeri 1 Sijuk. Program gerbang menulis ini sendiri bertujuan untuk menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah.

Secara lebih luas, kegiatan ini juga berangkat dari kepedulian SMA Negeri 1 Manggar dalam mendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang digalakkan pemerintah. Terlebih kegiatan ini juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial SMA Negeri 1 Manggar untuk terus membagikan kiat sukses dalam bidang literasi.

Tepat pukul 09.00 WIB acara penandatangan MoU dan workshop penulisan puisi di SMP Negeri 2 Kelapa Kampit resmi dimulai. Bertempat di ruang pertemuan, acara tersebut diawali dengan sambutan oleh kepala SMP Negeri 2 Kelapa Kampit, Gustiyanti.

Dalam sambutannya, Gustiyanti mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada sekolah yang ia pimpin. Dia juga mengapresiasi SMA Negeri 1 Manggar yang telah berhasil dalam bidang literasi lewat program gerbang menulis.

“Suatu kehormatan dapat dipilih untuk mendapat pengimbasan dan pendampingan program gerbang menulis SMA Negeri 1 Manggar. Kami sangat berterima kasih terutama pada kepala sekolah, guru, dan tim literasi yang telah bersedia menjadikan kami sekolah mitra,” ucapnya.

Dia juga menyebutkan bahwa program pengimbasan dan pendampingan ini sejalan dengan program besar SMP Negeri 2 Kelapa Kampit. “Rasanya memang tepat sekali program gerbang menulis ini dengan program besar literasi di sekolah kami. Karena dalam hal ini sekolah kami memang sedang menggalakkan program literasi sekolah,” katanya.

Gustiyanti menyebutkan bahwa saat ini SMP Negeri 2 Kelapa Kampit sedang melakukan pemanfaatan perpustakaan secara lebih luas. Program ini menjadi prioritas dengan mengedepankan literasi dalam setiap kegiatannya.

“PISA dan Asesmen Nasional yang saat ini sedang menjadi topik hangat pendidikan di Indonesia, menempatkan literasi menjadi unsur yang penting didalamnya. Oleh sebab itu, tidak salah jika memang fokus utama pengembangan sekolah saat ini kearah pengembangan literasi seperti yang dilakukan SMA Negeri 1 Manggar,” ujarnya.

Menutup sambutannya dia berharap agar melalui penandatangan MoU serta workshop yang dilakukan dapat membuat guru dan siswa termotivasi untuk terus menulis. Tidak hanya motivasi namun ia juga berharap siswa dan guru SMP Negeri 2 Kelapa Kampit dapat menghasilkan karya dari program ini.

Sementara itu dalam sambutanya, Kepala SMA Negeri 1 Manggar, Sabarudin memberikan kata motivasi bagi peserta pelatihan. “Menulis itu salah satu cara menata pikiran. Saya menulis dan saya mendapatkan manfaat yang luar biasa dari itu. Saya menjadi juara nasional, mendapatkan kesempatan ke tiga benua juga karena menulis. Oleh sebab itu, saya berharap semua orang ditempat ini dapat mencintai menulis,” kata Sabarudin.

Setelahnya Sabarudin juga mengucapkan terima kasih atas semangat dari SMP Negeri 2 Kelapa Kampit dalam menyambut pengimbasan dan pendampingan program ini. Dia juga mengapresiasi literasi yang juga menjadi program prioritas di SMP Negeri 2 Kelapa Kampit.

“Saya sangat mengapresiasi dan berharap program yang dilakukan oleh SMP Negeri 2 Kelapa Kampit ini dapat memberikan impact positif kedepannya,” tutupnya.

Acara penandatanganan dan workshop tersebut juga dihadiri oleh pengawas bina SMP Se- Kabupaten Beltim sekaligus ketua PGRI, Nurhidayah dan perwakilan pengurus cabang (PC) PGRI Kelapa Kampit. Nurhidayah yang juga didapuk membuka acara workshop ini mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang positif seperti ini.

“Saya sangat mengapresiasi SMA Negeri 1 Manggar atas program menulis yang luar biasa ini. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada sekolah binaan kami ini,” ucap Nurhadiyah.

Dia berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kemampuan guru dan siswa terutama dalam bidang literasi tulis menulis. Selain itu ia juga berpesan agar peserta pelatihan hari ini dapat memanfaatkan kesempatan hari ini dengan sebaik mungkin.

“Saya rasa peserta pelatihan ini harus dapat memanfaatkan semua kegiatan ini dengan semaksimal mungkin. Karena sangat jarang sekolah sukses seperti SMA Negeri 1 Manggar dapat membagikan kiat sukses programnya yang luar biasa,” ujar Nurhidayah.

Setelah memberikan sambutan, Nurhidayah kemudian membuka acara pendandatangan MoU serta Workshop tersebut. “Dengan mengucap Bismilahiraahmanirrahim, acara workshop dan penandatangan MoU ini resmi saya buka”, tukasnya.

Selain penandatangan MoU, lawatan SMA Negeri 1 Manggar juga dilakukan untuk memenuhi undangan sebagai narasumber workshop penulisan best practice dan puisi. Workhsop penulisan best practice sendiri dikhususkan untuk guru SMP Negeri 2 Kelapa Kampit dalam menuliskan praktek terbaik dalam pengajaran yang dilakukan.

Tidak tanggung-tanggung workshop ini diisi langsung oleh narasumber nasional sekaligus kepala SMA Negeri 1 Manggar, Sabarudin. Kemudian untuk workshop penulisan puisi di sampaikan langsung oleh guru prestasi nasional, Ares Faujian.

Seperti biasa Ares memberikan tips dan trik bagaimana cara menulis yang benar. Selain itu, ia juga membahas secara lebih rinci tentang literasi menulis dan manfaat yang akan didapatkan setelah aktif di dunia ini.

Selain Ares, dua siswa penulis SMAN 1 Manggar juga berkesempatan membagikan pengalamannya menulis dalam bingkai program Gerbang Menulis. Mereka adalah Nadila Sofwah dan Muhammad Fathurrahman yang secara aktif menulis. Keduanya secara garis besar memberikan tips dan trik membuat puisi.

Pada kesempatan itu, Nadila mengaku bersyukur dapat berbagi dan menceritakan pengalamannya dalam dunia menulis. “Bersyukur sekali dapat membagikan pengalaman dalam menulis untuk teman-teman di SMP Negeri 2 Kelapa Kampit,” katanya.

Ia juga berharap pendampingan ini dapat memberikan ilmu baru dan tentunya semangat menulis untuk siswa-siswi SMP Negeri 2 Kelapa Kampit. “Semoga SMP Negeri 2 Manggar dapat menghasilkan produk dari hasil pendampingan ini. Semangat terus untuk menggiatkan kegiatan literasi sekolah. Salam Literasi!,” pungkas Nadila.

Hal tersebut juga diamini oleh Fathur yang berharap seluruh pengalamannya dalam menulis dapat diikuti oleh siswa-siswi SMP Negri 2 Kelapa Kampit. Serta peserta pelatihan dapat mengimbaskan ilmu yang didaptkan kepada siswa lainnya. (rel)