Guru Hukum Murid SD Habiskan Rokok

by -

//Sanksi yang Diberikan Dinilai Kurang Mendidik

TANJUNGPANDAN-Hanya gara-gara ketahuan merokok di luar sekolah, seorang murid Sekolah Dasar (SD) Negeru 27 Membalong , mendapat hukuman tak wajar dari oknum guru, Senin (27/4) kemarin. Murid kelas 1 SD berinisial Ms (7), diduga dipaksa menghabiskan empat batang rokok di depan teman-teman sekelasnya.
Juriadi selaku paman dri Ms, sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut. Menurut dia, apapun alasannya dalam dunia pendidikan tak ada lagi mengenal istilah “kekerasan”. Apalagi, jika seorang pendidik memberikan sanksi/hukuman yang tidak mendidik terhadap muridnya.
“Kalau jumlah batangnya (rokok,red) saya belum tau. Namun, ada salah satu guru yang bilang, katanya ada empat batang yang disuruh hisap sama Muwahidi. Dan teman-temannya di kelas pada disuruh ngeliatnya,” kata Juriadi kepada Belitong Ekspres Selasa (28/4) sore kemarin.

Pria yang berprofesi sebagai karyawan swasta itu mengaku, baru tahu keponakannya mendapat perlakuan tersebut saat wali kelas memberi tahu orang tua Ms ke rumah.

“Katanya wali kelas merasa kasihan melihat Ms sudah lemas. Dan waktu saya datang ke sekolahnya, saya juga lihat kedua tangan Ms masih memegang dua batang rokok dalam kondisi masih menyala (terbakar,red),” terang sang paman.

Januardi menambahkan, keponakannya Ms dihukum mulai dari selepas kegiatan upacara bendera hingga waktu pulang sekolah. Ms masih disuruh merokok oleh sang guru tersebut.
“Waktu saya datang, baru saya suruh berhenti merokoknya. Lalu, saya tanya ke gurunya. Kenapa Ms (disuruh merokok? Namun, oleh gurunya dijawab biar dia jera,” kata Juriadi.

Sementara itu, tenaga pengajar yang diduga menghukum Ms, terkesan menghindar saat dikonfirmasi Belitong Ekspres. Saat dihubungi Selasa (28/4) tadi malam, nomor telepon tenaga pengajar berinisial Mk, tidak aktif. Hingga berita ini diturunkan, tanggapan dari oknum tersebut belum juga didapat. (mg2)