Guru Jangan Lagi Merokok di Dalam Kelas

by -

TANJUNGPANDAN – Adanya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Belitung tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) mempertegas merokok tidak boleh sembarangan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Irfani Mauran mengatakan Irfani Mauran mengatakan ia melarang guru merokok di dalam kelas.

“Kalau dunia pendidikan jelas, kemarin di Metro TV di running teks saja sudah, guru tidak boleh merokok, apalagi di kelas,” kata Irfan usai mengikuti rapat di DPRD Kabupaten Belitung, Rabu (8/6) kemarin.

Perlu adanya ruang khusus perokok. Kedepan harus dibuat juga tempat khusus merokok. “Yang jelas guru kalau di kelas jangan merokok, tapi kalau di luar kelas silahkan misalnya di tempat yang disediakan,” tukasnya.

Memang kata dia tidak mudah merubah ini. Karena selama ini tidak ada perda yang mengatur. Namun adanya perda ini setidaknya memberikan dampak baik.

Ia juga tidak menyangkal banyak anak usia sekolah yang sudah merokok. Ini kata dia sulit dikontrol. Meski di sekolah tidak merokok tapi di luar bisa saja merokok.

“Maka kata saya, berikan pemahaman kepada anak-anak didik, tidak mesti harus guru, tapi semua,” kata dia.

Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung kata Irfan akan diatur ruang khusus merokok.  “Nah melalui Raperda inilah. Nanti kita buat aturan di dinas, mungkin di ruang tertentu yang kita upayakan ruang untuk perokok,” pungkasnya. (ade)