Guru TPA Digembleng Ilmu Baru

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Belitung Harus Miliki Qori Qoriah Berkualitas

TANJUNGPANDAN-Dalam rangka meningkatkan kualitas guru Taman Pengajian Al-Qur’an (TPA) di Kabupaten Belitung, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Alquran (LPPTKA) Kabupaten Belitung mengadakan  pembinaan guru-guru TPA se-Kabupaten Belitung tahun 2015, Jumat (24/4) kemarin di Gedung Serba Guna Pemkab Belitung.
Direktur Daerah (Dirda) LPPTKA Kabupaten Belitung Subandi Spd mengatakan, orientasi kegiatan ini lebih kepada pemberian motivasi kepada para guru TPA di Kabupaten Belitung.
“Selain itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung dalam hal ini sangatlah mendukung,” ucapnya.
Subandi berharap, dengan adanya kegiatan pembinaan Guru TPA seperti ini, akan melahirkan sebuah motivasi dari para ustadz dan ustadzah (guru TPA,red) terutama dalam hal menjalankan dan melaksanakan kurikulum pendidikan. “Tentunya, santri keluaran TPA di Belitung harus memiliki kualitas membaca Al-Qur’an yang baik dan benar. Dengan Begitu, para santri siap bersaing dan masuk ke sekolah lain,” tuturnya.
Subandi menyebutkan, kegiatan pembinaan guru TPA tersebut dilaksanakan rutin setiap tahun. Dengan total keseluruhan guru TPA yang ada di Kabupaten Belitung berjumlah 615 orang. “Untuk hari ini yang hadir, baru khusus dari Kecamatan Tanjungpandan sebanya tiga ratus orang. Besok (Sabtu 25/4 hari ini,red) akan hadir dari luar Kecamatan  Tanjungpandan seperti dari Selat Nasik, Membalong dan Sijuk,” sebutnya.
Subandi juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak Pemerintah Derah Kabupaten Belitung. Terutama kepada Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Belitung Ahyat atas dukungan dan kerjasamanya selama ini.  “Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Baik dukungan secara moril terlebih dukungan materil,” tandasnya.
Bupati Belitung Sahani Saleh dalam sambutannya mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Selaku pemerintah, ia juga menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan itu.  Sebab, kegiatan ini tidak hanya sekadar forum silaturahmi bagi para guru-guru TPA.
“Namun, juga akan lebih bermakna ketika seluruh peserta dapat mengikuti dengan tekun dan khidmat. Terutama dalam menyimak rangkaian materi pembinaan yang nantinya akan disampaikan oleh para nara sumber,” kata Bupati dalam acara pembinaan ustdaz/ustadzah TPA se- Kabupaten Belitung, Jumat (24/4) kemarin.
Bupati yang akrab di sapa Sanem ini mengatakan, pendidikan agama adalah bagian dari integral pendidikan nasional sebagai satu kesatuan yang utuh. “Untuk itu, pemerintah juga telah menetapkan peraturan tentang pendidikan keagamaan sebagaimana termaktub dalam undang-undang RI Nomor 20 Tahun 203 tentang sistem pendidikan nasional,” jelasnya.

Baca Juga:  Oktober, DBD Dua Kasus, Dinkes akan Gelar Fogging

Baca Juga:  Aparatur Desa Diberi Pelatihan Perencanaan Kepariwisataan

Sanem menerangkan, dalam ayat 3 dan 4 Pasal 30 UU tersebut dijelaskan bahwa pendidikan keagamaan dapat diselenggarakan pada jalur pendidikan formal, non formal dan informal. “Dalam hal ini pendidikan dapat berbentuk pendidikan diniyah, pesantren dan bentuk pendidikan lainnya yang sejenis,” kata Sanem.
Sanem mengakui, selama ini khusus guru TPA di Kabupaten Belitung, Pemerintah  Daerah Kabupaten Belitung hanya sebatas  memberikan semacam penghargaan, bukan honor dan bukan gaji.  “Selama ini, penghargaan yang baru terdaftar hanya senilai Rp200 ribu. Itu sudah sesuai dengan kemampuan kita. Padahal, kita tau bagaimana fungsi dan peran mereka,” kata Sanem.
Ke depan, ujar Sanem, Pemerintah Daerah  akan lebih memperhatikan para guru-guru TPA di Belitung. Selain itu, himbauan Bupati kepada seluruh orang tua di Belitung agar menjadikan suatu kewajiban untuk menyekolahkan anak-anaknya di TPA sebelum melanjutkan masuk sekolah di SMP.
“Paling tidak anak-anak yang beragama muslim, ketika masuk ke SMP sudah bisa baca Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an merupakan suatu tuntunan dan pedoman dalam kehidupan manusia,” pungkasnya. (mg2)

Rate this article!
Tags:
author

Author: