HABIB RIZIEQ “HADIRI” IJTIMAK ULAMA BABEL

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG – Sekitar 700 peserta Ijtimak Ulama Bangka Belitung, memperoleh dukungan istimewa dari imam besar Habib Rizieq Shihab.

Video dukungan itu ditayangkan langsung oleh panitia saat pembukaan yang berlangsung di hotel Grand Mutiara. (16/2).

RajaBackLink.com

Dalam sambutanya dari kota suci Mekkah al Mukarromah Habib menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas gelaran ijtimak ulama Bangka Belitung.

Dia berharap dalam ijtimak ulama akan mampu mengawal hasil ijtimak ulama yang telah digelar di Jakarta untuk pemenangan umat pada Pilres dan Pileg 2019.

“Untuk ijtimak ulama Bangka Belitung agar mampu melahirkan program-program nyata bagaimana mensosialisasi hasil ijtimak ulama baik di Jakarta maupun Bangka Belitung. Sampai ke pelosok desa sekalipun,” pesannya.

Dia juga berharap agar ijtimak ulama mampu melahirkan strategi untuk memenangkan jagoan umat. Namun pesanya agar dilakukan dengan cara yang elegan, sehat dan berahlakul karimah.

“Semoga ijtimak ulama di Bangka Belitung menjadi penyebab turunya rahmat dan barokah bagi negeri. Semoga juga menjadi lokomotif pergerakan, perubahan untuk menuju Indonesia yang lebih baik,” harapnya dalam durasi video 3 menit 4 detik itu.

Humas, Taufik Koriyanto, mengatakan dukungan dari sang imam besar itu menjadi darah segar bagi ulama waktu itu yang sedang bermusyawarah.

“Alhamdulillah dalam musyawarah dan duduk bersama kita saling tukar pikiran dan informasi. Akhirnya dalam keputusan bersama kita telurkan 21 poin hasil ijtimak.

Seluruh putusan itu memuat segala aspek yang bersentuhkan langsung dengn kepentingan umat terkait politik (Pemilu),ekonomi, hukum, kebijakan pembangunan daerah hingga sumber daya alam,” kata Taufik kepada harian ini.

Terkait putusan politik nasional yang tertuang dalam poin 3 dan 4 menurutnya itu sudah melewati pertimbangan dan musyawarah. Seluruh ulama menurutnya satu suara menyerukan dukungan kepada pasangan Prabowo Sandi (PaDi).

Baca Juga:  Presiden Resmikan Bandara Depati Amir dan KEK Tanjung Kelayang, Gubernur Erzaldi Ucapkan Terima Kasih

“Akhirnya kita tuang keputusan dalam konteks suksesi kepemimpinan nasional, menyeru kepada seluruh kaum muslimin agar mengikuti komando Imam Besar Habib Muhammad Rizieq Syihab dan para ulama pejuang yang mukhlis untuk tidak memilih pemimpin zhalim, pemimpin ingkar janji, pemimpin yang tidak amanah, pemimpin pembohong dan pemimpin anti Islam demi kebaikan rakyat dan negeri ini agar menjadi negeri yang baldhatun thoyyibatun warobbun ghafur,” ucapnya.

“Menyeru kepada seluruh kaum muslimin agar mengikuti komando Imam Besar Habib Muhammad Rizieq Syihab dan para ulama pejuang yang mukhlis untuk tidak memilih caleg non muslim dan/atau caleg yang berasal dari partai pendukung penista agama.

Menolak dan mengecam keras segala bentuk kriminalisasi terhadap para Ulama, kriminaliasasi terhadap simbol-simbol Islam, kriminalisasi terhadap ajaran Islam dan kriminalisasi terhadap ormas Islam yang memperjuangkan tegaknya Islam,” tuturnya.

Sementara terkait dengan seruan kepada pemerintah daerah di Bangka Belitung memuat supaya Bupati, Walikota dan Gubernur berpihak kepada rakyat kecil untuk pertanian rakyat.

Terutama lada, karet hingga sawit. Begitu juga dengan pengelolaan sektor pariwisata dan pertambangan timah dan mineral ikutan.

Adapun di antaranya putusan tersebut tertuang: Bangka Belitung termasuk salah satu daerah perkebunan penghasil lada, karet dan sawit sehingga para petani sangat membutuhkan adanya ketersediaan lahan. Di sisi lain ketiga komoditi pertanian ini merupakan sumber penghasil para petani.

Oleh karena itu, kami mengingatkan kepada seluruh Kepala Daerah di Bangka Belitung agar dalam kebijakan pengelolaan tanah berpihak pada kepentingan rakyat kecil bukan kepentingan pengusaha.

Di antaranya dengan tidak memberikan Hak Guna Usaha tanah/lahan kepada para pengusaha swasta apalagi dalam jumlah yang sangat luas hingga mencapai puluhan, bahkan ratusan hingga ribuan hektar.

Baca Juga:  Presiden Resmikan Bandara Depati Amir dan KEK Tanjung Kelayang, Gubernur Erzaldi Ucapkan Terima Kasih

Karena kebijakan ini jika dilakukan akan semakin menyengsarakan rakyat, bahkan bukan hanya saat ini tapi untuk anak keturunan kita hingga puluhan tahun bahkan ratusan tahun kedepan.

Membuat regulasi agar pengolahan CPO menjadi minyak goreng atau produk turunan lainnya sehingga dapat memberikan peluang lapangan kerja baru dan potensi umat lainnya.

Mengigatkan kepada seluruh Kepala Daerah di Bangka Belitung, bahwa pantai adalah milik umum dan setiap orang berhak untuk dapat menikmati wisata di pantai sehingga pantai tidak boleh dikuasai atau menjadi miliki pribadi dan mencabut izin apabila sudah terlanjur di terbitkan.

Bangka Belitung selain sebagai daerah yang menjadi tujuan wisata dan sedang mengembangkan pariwisatanya, juga merupakan daerah Melayu yang selalu identik dan bernafaskan Islam.

Oleh karena itu kami mendesak kepada seluruh Kepala Daerah di Bangka Belitung agar hanya mengembangkan wisata halal, wisata yang jauh dari kemaksiatan, sehingga Negeri Serumpun Sebalai ini menjadi Negeri yang barokah dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT.

Tidak dipungkiri bahwa sektor pertambangan timah saat ini masih menjadi primadona ekonomi bagi masyarakat Bangka Belitung, namun demikian pertambangan juga harus memperhatikan aspek lingkungan.

Oleh sebab itu mereka mendesak kepada seluruh Kepala Daerah di Bangka Belitung agar dalam pengelolaan pertambangan timah dapat mewujudkan pemerataan ekonomi di tengah-tengah masyarakat dengan tetap memperhatikan dan menjaga keseimbangan ekosistem alam dan lingkungan.

“Putusan ulama untuk membenahi kebijakan pengelolaan negeri ke arah yang lebih baik tidak saja bersifat makro melainkan mikro.

Pusat dan daerah menjadi perhatian ulama, dimana ulama bulat inginkan perbaikan untuk kesejahteraan umat,” tandasnya yang juga berprofesi selaku pengacara. (eza)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply