Hampir 100 IUP Dikuasai Swasta

by -

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Pemkab Basel) sejak dari tahun 2009 lalu sudah tidak lagi mengeluarkan ataupun menerbitkan Izin Usaha Penambangan (IUP).
Karena, berdasarkan Undang-undang (UU) nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba harus melalui mekanisme lelang, itu disampaikan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Pemka Basel, Gatot Wibowo kepada wartawan.
“Sejak dari tahun 2009 lalu Pemkab Basel tidak lagi mengeluarkan IUP, yang ada hanya penyesuaian dan peningkatan dari KP (kawasan penambangan) ke IUP dan eksplorasi ke eksploitasi serta ke OP (Operasi Produksi). Seperti misalnya IUP yang dimiliki oleh PT SJI (Sumber Jaya Indah), Arta Prima Nusa Jaya dan Prisma Multi Karya,” jelasnya, seraya mengatakan, PT SJI memiliki IUP di laut dan di darat yakni di desa Gadung kecamatan Toboali seluas 25 hektar. Tetapi tidak beroperasi baik IUP di darat maupun IUP yang di laut. Sedangkan, Arta Prima Nusa Jaya dan Prisma Multi Karya memiliki IUP di darat.
“Jumlah IUP di Bangka Selatan dari tahun 2005-2010 sebanyak 115 IUP terdiri dari IUP milik PT Timah sebanyak 16 blok IUP tersebar di 6 kecamatan yakni Toboali, Leparpongok, Airgegas, Simpang Rimba, Payung dan kecamatan Pulau Besar. Sedangkan, IUP yang dimiliki oleh perusahaan swasta sebanyak 99 IUP,” ujarnya.
Gatot menambahkan, pelimpahan dari KP ke IUP sejak tahun 2005 lalu. Kemudian tahun 2009 dan tahun 2010 penyesuaian dari KP menjadi IUP.
“Untuk jumlah IUP lintas antara Kabupaten Bangka Selatan dengan Kabupaten Bangka Tengah seluas 80 ribu hektar. Masuk ke Bangka Selatan seluas 55 ribu hektar. IUP yang berada dilintas antar Kabupaten semuanya aktif dikerjakan oleh mitra,” katanya.
Ia menjelaskan, tahun 2010-2015 sebagian IUP yang dimiliki oleh perusahaan swasta hanya eksplorasi dan eksploitasi. Tapi ada juga sebagiannya hanya penyesuaian dan peningkatan izin dari eksplorasi ke eksploitasi serta ke operasi produksi seperti Arta Prima Nusa Jaya dan SJI.
“Perusahaan swasta rata-ratanya memiliki IUP lebih dari 1 IUP. Ada yang memiliki 2 sampai 4 IUP masing-masing perusahaan. Jumlah perusahaan swasta pemilik IUP lebih kurang 30 perusahaan. IUP yang dikelolah oleh perusahaan swasta ada yang di darat dan ada juga yang di laut,” urainya, seraya menambahkan dari 30 perusahaan swasta pemilik IUP hanya Bangka Serumpun yang sudah operasi produksi di 6 desa mulai dari desa Ranggung, Airbara, Nyelanding Airgegas serta desa Ranggas dan desa Paku.
IUP yang dikelolah oleh perusahaan swasta dikeluarkan pada tahun 2005-2010 dan pada tahun 2010-2015 Pemkab Basel tidak lagi mengeluarkan IUP, yang ada hanya penyesuaian dan peningkatan. (tom)