Hampir Seminggu Solar Menghilang, BBM Non Subsidi juga Alami Kelangkaan

by -
Hampir Seminggu Solar Menghilang, BBM Non Subsidi juga Alami Kelangkaan
Hampir Seminggu Solar Menghilang, BBM Non Subsidi juga Alami Kelangkaan
Antrian kendaran pada jalur pengisian premium di SPBU Padang Manggar, Kamis (14/11) kemarin.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Hampir satu minggu terakhir, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar menghilang di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Selain itu, kelangkaan juga terjadi pada BBM jenis Pertamax dan Pertalite. Akibatnya, membuat antrian panjang karena kendaraan fokus pada jalur pengisian bensin di SPBU Padang Manggar.

Kepala pengelola SPBU Padang Manggar, Jumhari menyebutkan, bahwa kelangkaan BBM non subsidi ini sudah berlangsung selama empat hari. “Alasan mereka (pihak penyuplai BBM), akibat keterlambatan kapal. Aku berharap sih besok (hari ini) segera normal,” ungkap Jumhari kepada belitongekspres.co.id, Kamis (14/11) siang kemarin.

Kelangkaan itu, dipertegas Jumhari bukan hanya terjadi untuk BBM Solar saja, namun juga pada pertamax dan pertalite. “Pertamax dan pertalit juga gitu, tidak ada masuk. Penyebabnya juga sama. Pertamax sudah tiga hari tidak jual,” ujar Mandor sapaan akrabnya.

Biasanya kalau kondisi sudah normal, lanjut Mandor, datangnya BBM jenis Solar, Pertamax dan Pertalite, tergantung permintaan pihak SPBU. Karena BBM itukan bukan yang subsidi, jadi tergantung permintaan dan kesediaan stok BBM di TBBM Tanjungpandan.

Lebih jauh, Mandor menerangkan, persoalan terjadi bukan hanya pada BBM Non subsidi, namun juga pada premium. “Juga persoalan antrian ini, karena sekarang jatah pasokan Bensin sudah dikurangi. Sebelum-sebelum ini hari senin dan sabtu 24 ton, kalau selain hari itu 16 ton. Sekarang ini, pasokan bensin dikurangi, bahkan hari rabu cuma delapan ton. Alasannya memang ada pengurangan suplai, kata mereka,” tandasnya.

Sebelumnya, Pertamina melalui anak perusahaannya PT Elnusa Petrofin memastikan ketersediaan (stok) Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pulau Belitung aman. Hanya saja kapal pembawa BBM dari Tanjung Beureum ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tanjungpandan, Belitung mengalami keterlambatan.

Hal itu disampaikan pihak PT Elnusa Petrofin sebagai pengelola TBBM Tanjungpandan menanggapi kegelisahan masyarakat dua hari terakhir terkait BBM yang mulai mengalami kelangkaan. Masyarakat yang hendak mengantri terpaksa memutar arah karena bebeberapa SPBU kehabisan BBM jenis Pertalite dan Premium.

“BBM kita pastikan aman, hanya saja stoknya menipis dikarenakan kapal pembawa BBM dari Tanjung Beureum mengalami keterlambatan,” kata Corporate Communications Head Elnusa Petrofin, Putiarsa saat dikonfirmasi Belitong Ekspres melalui pesan Whatsapp, Selasa (12/11).

(dny/mg1 | belitongekspres.co.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *