Hardi Target Partisipasi Pilkada 85 %

by -

*TPS Partisipasi Pemilih Capai 90 %, akan Diberikan Reward

MANGGAR – Penjabat (Pj) Bupati Belitung Timur (Beltim) H. Hardi SH.MH menargetkan tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2015, harus mencapai 85 persen. Bahkan, jika ada Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang tingkat partisipasi pemilih mencapai 90 persen, ia berjanji akan memberikan reward (penghargaan).
“Yah namanya juga mempengaruhi semangat, memotivasi sebagai bapak rakyat untuk melayani. Jika KPUD pasang target 80 persen, pemerintah daerah harus lebih dari ini,” ungkap Hardi kepada harian ini Kamis (10/9) kemarin, seusai membuka kegiatan Bimbingan Teknis untuk Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Panwaslu di Gubok Beransai A1 Bukit Samak Manggar.
Untuk itu mewujudkan itu, Ia mengatakan akan bahu membahu dengan KPUD dan instansi vertikal serta jajaran di bawahnya, untuk terus memberikan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.
“Pemilu lalu tingkat partisipasi kita paling tinggi se-Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung, Pilkada ini mudah-mudahan bisa kita pertahankan bahkan kalau bisa lebih baik rangkingnya secara nasional. Semua komponen, seluruhnya aktif memberikan sosialisasi dan mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya. Kesadaran berbangsa dan negaranya di Kabupaten Beltim ini harus tinggi,” ujarnya.
Mantan Kadispora Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung ini kembali berjanji, akan memberikan reward kepada TPS yang jumlah partisipasi warganya pemungutan suara 9 Desember 2015 mendatang di atas 90 persen.
“Mana kala ada TPS yang mencapai 90 persen lebih, kita sudah sepakat untuk memberikan reward. Penghargaannya apa, masih dirahasiakan, Yang jelas penghargaannya kita berikan pas malam tahun baru,” janji Hardi.
Sementara itu, Komisioner KPU Beltim, Arpan Arbaie yang ikut mendampingi, mengamini apa yang dikatakan Penjabat Bupati. Ia menyatakan optimis jika target 85 persen dapat tercapai.
“Insyaallah, optimis tercapai. kita dari KPUD Beltim akan berusaha sekuat tenaga mewujudkannya. Untuk itu, selain melalui sosialisasi kita juga berharap dari tiap TPS akan punya ide kreatif yang akan membuat warga jadi termotivasi untuk ramai-ramai datang ke TPS,” papar Arpan.

Selain menargetkan jumlah partisipasi pemilih, KPU juga akan mensosialisasikan tata cara pencoblosan yang benar. Tujuan tak lain untuk meminimalisir surat suara yang tidak sah.
“Selain tingkat partisipasi, jumlah keabsahan surat suara juga penting. Supaya tidak ada surat suara yang terbuang percuma, semuanya sah,” tukasnya.
Pada Pemilu Tahun 2014 lalu, tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Beltim mencapai 83 persen dari total jumlah pemilih. Jumlah ini menempatkan Kabupaten Beltim sebagai Kabupaten dengan tingkat partisipasi pemilu tertinggi di Provinsi Babel. Diharapkan jumlah ini akan terlampaui pada Pilkada Desember 2015 mendatang. (feb)