Harga Bahan Kebutuhan Relatif Stabil

by -

*Daging Ayam Meroket, Pemda Berikan Apresiasi

foto-A--pasar-tanjungpandan
Suasana Pasar Tanjungpandan, pedagang nampak masih optimis di awal puasa dengan barang dagangannya yang diharapkan masih laku keras.

TANJUNGPANDAN-Menjelang datangnya bulan Ramadan 1437 Hijriah, harga-harga bahan kebutuhan sehari-hari di Tanjungpandan, mengalami kondisi yang bervariasi. Sejumlah barang ada yang naik cukup tajam, namun ada beberapa justru mengalami penurunan, meskipun hanya relatif kecil. Penghitungan ini dibandingkan harga yang ada di pasar pada bulan Mei 2016 lalu.

Pantauan Belitong Ekspres di Pasar Tanjungpandan jumat (3/6), kemarin, seperti harga minyak goreng, cabe rawit dan cabe keriting menurun dan cenderung stabil. Sementara untuk harga daging ayam, dalam beberapa pekan terakhir merangkak naik dari Rp 25 ribu per kilogram jadi Rp 45 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang Mama kepada Belitong Ekspres, mengungkapkan harga saat ini untuk beberapa barang tergolong menurun, jika dibandingkan bulan Mei lalu.  Untuk harga minyak goreng masih seperti biasa Rp. 12 ribu per liter tidak mengalami perubahan dari sebelumnya.

Sedangkan untuk harga cabe rawit dan cabe keriting mengalami penurunan. Bulan lalu cabe keriting sekitar Rp. 30 ribuan per kilogram, sekarang mejadi Rp. 28 ribu per kilogram, dan cabe rawit Rp 40 ribu  per kilogram.  “Harga bawang merah juga turun dari harga Rp 40  ribu jadi Rp 38 ribu per kilogram,” jelasnya.

Menurut wanita paruh baya ini, harga yang sekarang berlaku, diperkirakan tidak akan membuat pembeli merasakaan keberataan. Sebab, harga ini masih tergolong masih terjangkau, jadi pembeli tidak akan merasa keberatan,” kelakarnya.

Sementara itu, harga daging sapi juga tergolong stabil dari sebelum. “Harga daging sapi ini stabil, dari bulan kemaren (Mei,Red) sampai sekarang tetap Rp 125 ribu per kilogram. Tapi nanti mungkin akan mengalami perubahan harga di pertengahan puasa,” kata  Wendi.

Salah satu pedagang daing sapi, Hisyam mengatakan, stok daging sapi di Pasar Tanjungpandan masih mencukupi untuk beberapa minggu ke depan. Lantas, hal ini membuat harga daging sapi di pasaran tidak akan menggalami kenaikan.

Hisyam menjelaskan, selain jumlah persediaan daging yang cukup, faktor cuaca juga mendukung harga daging sapi stabil. Sebab, distribusi (penggiriman-red)sapi dari luar pulau berjalan normal.

Kata Hisyam, harga daging sapi hingga bulun puasa nanti akan tetap stabil. Namum, harga tersebut bisa saja menggalami kenaikan. Jika, banyaknya para pedagang sapi dadakan yang sering bermunculan menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Para pedagang dadakan banyak menjual tulang dan iga sapi lantas daya beli masyarkat akan daging sapi menjadi berkurang,” jelasnya.

Lain halnya dengan daging sapi, harga daging ayam justru mengalami kenaikan cukup besar dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Ini seperti di sampaikan Pandi, salah satu pedagang daging ayam yang berjualan di Pasar Tanjung pandan.  “Harga daging ayam ini sekarang sedang naik,  dari Rp 25 rib di bulan Mei sekarang Rp 45 ribu per kilogram,” katanya.

Menurut Pandi naiknya harga daging ayam karena stok ayam dari peternak tidak banyak.
Terpisah, relatif stabilnya harga bahan kebutuhan sehari-hari yang ada di pasar saat ini, disambut baik oleh Pemrintah Kabupaten Belitung, khususnya Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Penanaman Modal (Disperindakop PM) Kabupaten Belitung

“Harga bahan sembako sekarang ini sedang stabil, bahkan ada di antaranya yang menurun, seperti cabe dan bawang merah. Kami harap ini bisa bertahan. Tapi ada juga beberapa  di antaranya naik seperti gula pasir sekitar 30 persen. Ini disebabkan karena gula domestik sekarang ini sedang kosong.

“Tapi, ke depan kami akan terus adakan pengawasan dan terus bekerja sama dengan distributor. Dengan begitu, masyarakat kita bisa membelinya dengan terjangkau nantinya,” kata Kepala Disperindakop PM, Adnizar.(mg2/mg1).