Harga Beras Mulai Merangkak

by -

MERAWANG – Harga beras, khususnya jenis RM 15,10 dan 5 kg serta 118 10 kg pasca lebaran di hari ke-sepuluh (H+10) terpantau harganya mulai merangkak naik, kisaran 3-10 ribu rupiah/kg.
Hal tersebut terungkap pada saat pemantauan harga bahan pokok jilid 2 hari pertama oleh tim Pemda Bangka yang terdiri dari Disperindagkop UMKM, Bagian Perekonomian dan Humas, PDE dan Santel Setda Bangka, Selasa (28/7) di Pasar Baturusa Merawang dan pasar Hygenis Air Ruay Pemali.
“Dari pantauan tim kami, harga beras mulai merangkak naik khususnya jenis RM 15,10 dan 5 @kg serta 118 @10 kg pasca lebaran di hari ke-sepuluh (H+10) ini,” ungkap Kepala Disperindagkop kabupaten Bangka yang diwakili Kasi Info dan Perdagangan, Sum Siryani
Dikatakannya lebih lanjut, kenaikan harga beras tersebut, menurut pengakuan para pedagang yang ditemui, kenaikannya sudah terjadi sejak 2, 3 hari yang lalu. “Sementara itu cabe (besar dan kecil) dan wortel, pasca lebaran sudah lebih dahulu mengalami kenaikan harga,” tambahnya
Menurutnya, harga cabe (besar dan kecil) sekarang kisaran Rp 45-65 ribu/kg. Sedangkan wortel Rp20 ribu berbeda ketika puasa kemarin.
Sementara itu Akhiat (60) salah seorang pedagang sembako (sembilan bahan pokok-red) di pasar baturusa Merawang, ketika ditemui mengatakan mahalnya harga cabe (besar dan kecil) dan wortel tersebut dikarenakan stok yang terbatas, sementara pasokan dari luar daerah Bangka belum banyak yang datang. “Men cabik besak kek kecit ni, kami ngambik e dari petani cabik sinilah wo,” katanya.
Sementara itu, dari hasil pantauan tim, harga daging sapi, daging ayam potong, tabung gas ukuran 3 kg dan 12 kg dan harga bahan pokok lainnya di pasaran terpantau tidak mengalami kenaikan yang berarti. (rel)