Harga Cabe dan Bawang Merah Melonjak Tinggi

by -

*Pedagang Akui Sejak Beli dari Pemasok Harga Sudah Naik

Jpeg

TANJUNGPANDAN-Harga bahan kebutuhan rumah tangga yakni cabe rawit dan bawang merah dalam sepekan mengalami lonjakan sangat tajam. Untuk harga cabe rawit kenaikan mencapai 55 persen ebih dan untuk bawang merah naik 40 persen lebih. Diperkirakan kenaikan harga dipicu tingginya harga yang dilepas oleh suplier dari luar Pulau Belitung.Pantauan belitung Ekspres di Pasar Tradisional Tanjungpandan Rabu (15/3) kemarin, harga bawang merah semula Rp 35 ribu per kilogram, kini jadi Rp 50 ribu per kilogram. Lantas, cabe rawit dari Rp 45 ribu naik Rp 70 ribu per kilogram.Salah seorang pedagang mengatakan, kenaikan harga pada bawang merah dan cabe kecil sudah berlangsung lebih dari satu minggu. “Barang yang kami dapatkan harganya modalnya mengalami kenaik. Kami hanya pedagang kecil, harga modal yang kami dapatkan mengalami kenaikan, jadi kami juga jualnya mengikuti harga modal,” kata dia.Kata dia, kapal masuk terus, termasuk besok (hari ini-red) juga akan ada kapal barang masuk ke Pelabuhan Belitung. Menurut dia kenaikan harga ini disebabkan barang dari luar negeri tidak bisa masuk seperti barang dari Thailand dan Malaysia. “Mungkin itu Bang yang bikin harga naik, tapi saya gak tau pasti. Kalau harga modal naik apa boleh buat harga jual juga ikut naik,”katanyaDiakuinya, dengan kenaikan ini para pembeli menjadi berhemat dan selektif dalam berbelanja. Ini berpengaruh pada pembelian barang dagangannya.Terpisah, seorang pembeli, Siti asal Air Merbau mengaku kaget dengan naiknya sejumlah bahan bumbu dapur. Sebab, kenaikan ini sangat tinggi dan terasa sangat memberatkan masyarakat. “Biasanya saya beli makanan siap saji. Namun, hari ini (kemarin-red) pengen masak sendiri. Begitu mendengar harganya naik mending beli masakan siap saji, meski tidak sesuai selera dan rasa,” imbuhanya.Ia berharap pemerintah dapat menstabilkan harga tentu ini berpengaruh pada infansi dan ini tibak bagus, mengingat pemerintah fokus dalam pembangunan pariwisata.(mg1)