Harga Daging Ayam Stabil

by -

PANGKALPINANG – Harga daging ayam di pasar-pasar di Kota Pangkalpinang, masih bertahan stabil karena stok cukup untuk memenuhi permintaan konsumen dan pasokan tetap lancar menjelang Lebaran Idul Adha 1436 Hirjiyah.
“Permintaan daging ayam di daerah ini cukup normal dan harga masih bertahan stabil yaitu Rp28.000 jika tidak dibersihkan, sedangkan yang sudah dibersihkan atau yang sudah dipotong-potong Rp33 ribu per kilogram,” kata seorang pedagang daging ayam, Heru, Kamis (10/9).
Ia mengatakan, harga daging itu cenderung naik menjelang tiga atau dua hari sebelum hari besar keagamaan karena permintaan cukup tinggi.
“Permintaan daging itu didominasi oleh pengusaha rumah makan baik kecil mau pun besar. Biasanya kenaikan harga daging itu saat mendekati Idul Adha beriksar Rp2.000 dari harga sekarang dan itu masih dinilai wajar karena permintaan yang meningkat dan persediaan yang cepat habis,” ujarnya.
Ia mengatakan, dalam sehari penjualan daging ayam tidak menentu kadang banyak dan kadang sedikit apalagi ditengah perekonomian yang sulit ini.
“Terkadang sehari habis terjual hingga 70 kilogram bahkan lebih, terkadang 30 kilogram. Sepertinya warga akan mengurangi konsumsi daging ayam saat ini karena rata-rata perekonomiannya sedang susah,” terangnya.
Demikian juga Nuwar, seorang pedagang lainnya yang mengakui harga daging itu masih stabil dan stok yang tersedia cukup dan dapat memenuhi permintaan konsumen.
Ia mengatakan, rata-rata stok didapat dari peternak lokal karena sudah mulai banyak yang mengembangkan usaha ternak ayam potong di daerah ini sehingga pasokan cukup mudah didapat.
“Semoga usaha ternak ayam itu terus berkembang sehingga pedagang tidak sulit untuk memasok daging itu, selain itu juga ongkosnya relatif lebih murah jika dibanding memasok dari luar daerah,” jelasnya. (ant/rb)