Harga Daging Sapi di Beltim Tembus Rp170 Ribu Per Kg

by -
Harga Daging Sapi di Beltim Tembus  Rp170 Ribu Per Kg
Suasana Pasar Lipat Kajang Manggar, Senin (5/3) kemarin

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Harga daging sapi di Pasar Lipat Kajang Manggar, Beltim, meroket 9 hari menjelang lebaran. Senin (5/3) kemarin, terpantau harga daging sapi mencapai Rp170 ribu per Kg. Bahkan pedagang menyebutkan harga itu akan lebih melonjak pada H-3, yaitu Rp 200 ribu per Kg.

Tika, pedagang daging Pasar Lipat Kajang menyebutkan, melambungnya harga diakibatkan karena tidak adanya pasokan sapi ke Kabupaten Beltim. Dampaknya stok daging sapi yang ada tidak mampu memenuhi kebutuhan daging di pasaran.

“Harga sekarang Rp170 ribu perkilogram, karena memang suplai barangnya gak ada. Kami sudah keliling ke kampung-kampung. Juga sekarang perahu dari Madura tidak ada,” tutur Tika kepada Belitong Ekspres.

Menurutnya, harga yang ada saat ini masih relatif normal dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat. Bahkan harga tersebut bisa tembus Rp 200 ribu per Kg mendekati lebaran. “Perkiraan H-3 tembus Rp 200 ribu Kg, ya memang pasti segitu harganya karena harga beli sama peternaknya juga tinggi, karena barangnya gak ada,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Lipat Kajang Manggar, Ferry Hasibuan membenarkan harga daging sapi di Pasar Lipat Kajang tembus hingga Rp 170 ribu per Kg. Itu disebabkan pasokan sapi ke Beltim masih terbatas. Daging sapi pasakon lokal kurang, sementar yang dari Madura belum masuk,” kata Ferry.

Menanggapi keluhan masyarakat Bupati Beltim Burhanudin berkirim surat ke Gubernur Provinsi Babel Erzaldi Rosman. Dia meminta harga acuan harga daging sapi, karena hasil survei pasar dia melihat bahwa kenaikan harga daging ini luar biasa.

“Karena itu mulai tanggal 6 sampai tanggal 10 Mei 2021 kita melakukan kegiatan intervensi pasar melalui kerjasama dengan Bulog untuk daging. Dan kita minta agar Perindagkop koordinasi dengan Bulog untuk mengintervensi mengenai masalah kenaikan harga ini,” ujarnya.

“Kita juga melaporkan hal ini kepada ketua Satgas pangan yaitu Pak Kasat Reskrim untuk memonitoring memantau terhadap masalah populasi harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari raya ini,” sambungnya.

Oleh karenanya, dia mengimbau kepada masyarakat terutama kepada para pedagang, untuk mematuhi harga yang telah ditentukan oleh pemerintah. Sebab, kata dia saat ini keluhan masyarakat sudah luar biasa, harga daging meroket Rp 170 ribu per Kg.

“Terkait ketersediaan kebutuhan daging kita aman, stok di Bulog pun ada untuk daging kerbau Rp80.000 sekilo. Kalau daging sapi kita menunggu informasi dari Bulog dan juga saat kunjungan ke Polda Kemarin saya sudah menyampaikan permohonan bantuan terkait hal ini terutama terhadap daging beku,” tandasnya. (dny)