Harga Daging Sapi Merangkak Naik, Diperkirakan Capai Rp150 Ribu per Kg

by -
Harga Daging Sapi Merangkak Naik, Diperkirakan Capai Rp150 Ribu per Kg
Salah satu lapak pedagang daging sapi di Pasar Tradisional Tanjungpandan.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Harga daging sapi di Pasar Tradisional Tanjungpandan, mulai merangkak naik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Daya beli masyarakat pun cenderung stabil, dan diperkirakan harga daging sapi bisa mencapai Rp 150 ribu per kilogramnya.

“Kalau harga, mulai naik terhitung satu minggu sebelum lebaran dari Rp135 ribu menjadi Rp140 ribu per kilogramnya,” kata salah seorang pedagang daging sapi yang enggan disebutkan namanya kepada Belitong Ekspres, Minggu (17/5).

Menurutnya, harga daging sapi merangkak naik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah jika dibandingkan hari-hari biasa pada umumnya. Yakni dijual dengan kisaran harga Rp130 sampai 135 ribu per kilogram.

“Kalau kenaikan kondisi seperti ini normal terjadi setiap tahunnya terutama menjelang hari lebaran. Paling tinggi biasanya nanti mencapai Rp150 ribu per kilogram,” ujarnya.

Dijelaskannya, sapi potong itu mayoritas didatangkan dari luar daerah seperti dari daerah Lampung dan Pulau Madura. Hingga sekarang untuk ketersediaan sapi potong masih cukup dan tidak ada kendala terkait pengiriman.

“Rata-rata pasokan sapi potong dari daerah sana dan ketersediaan juga lumayan cukup,” katanya.

Ia juga menilai, sejauh ini daya beli masyarakat Belitung masih cukup stabil meskipun di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

“Sekarang masih stabil, untuk selanjutnya hari-hari ke depan kita belum bisa perkirakan. Karena kalau harga daging sapi setiap tahun memang seperti ini. Jadi masyarakat memang udah memahami,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Koperasi UKM Perdangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Rita Yuliani menyebutkan harga daging terutama daging sapi jelang Lebaran memang terpantau naik.

Kenaikan harga, disebabkan tingginya permintaan daging sapi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijirah.

“Trennya setiap tahun memang naik kami terus pantau harganya paling tinggi kenaikan Rp150 ribu per kilogram dan tidak melebihi itu,” sebut Rita. (rez)

Editor: Yudiansyah