Harga Sapi Kurban Naik Rp 1,5 Juta

by -

PANGKALPINANG – Harga sapi kurban di tingkat pedagang pengumpul di Kota Pangkalpinang Bangka Belitung (Babel) naik Rp1,5 juta per ekor. Kenaikan tersebut disebabkan biaya transportasi dan harga ternak di daerah asal yang meningkat.
“Kenaikan harga hewan kurban ini berdampak terhadap permintaan berkurang, seiring ekonomi masyarakat yang masih melesu karena harga hasil perkebunan dan pertambangan rendah,” kata salah seorang pedagang pengumpul ternak, Herwandi, Kamis (27/8).
Ia menjelaskan saat ini harga sapi kurban cukup bervariasi mulai dari Rp15 juta hingga Rp35 juta per ekor, dibandingkan harga pekan lalu Rp13,5 juta hingga Rp33,5 juta per ekor, tergantung berat badan sapi tersebut.
Demikian juga harga kambing kurban juga mengalami kenaikan kisaran Rp500 per ekor, mulai dari harga Rp5 juta hingga Rp12 juta per ekor, tergantung berat kambing tersebut. “Kenaikan harga hewan kurban ini masih wajar, karena ketersediaan ternak untuk kurban di Pulau Jawa dan Sumatera kurang memadai menjelang Hari Raya Idul Adha,” terangnya.
Menurut dia saat ini permintaan hewan kurban masih sepi, sehingga pedagang tidak terlalu antusias menambah stok untuk mengantisipasi kerugiaan, seiring modal usaha hewan kurban yang tinggi. “Saat ini persediaan sapi kurban sebanyak 110 ekor dan kambing 20 ekor, jika dibanding tahun lalu stok sapi kurban mencapai 500 ekor dan kambing kisaran 45 ekor,” jelasnya.
Demikian juga, Heri pedagang hewan kurban lainnya mengatakan harga ternak kurban naik, sementara permintaan berkurang drastis. “Saat ini kami tidak berani menambah pasokan sapi terlalu banyak, karena harga sapi tidak stabil, terkadang mengalami kenaikan tinggi dan terkadang turun secara tiba-tiba yang akan merugikan pedagang,” tandasnya. (ant/rb)