Harga Turun, Sarankan Bentuk Asosiasi

by -

PANGKALPINANG – Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Rustam Effendi mengakui secara nasional memang ada penurunan harga semua komoditi, baik timah, karet, sawit dan komoditi lainnya, yang disebabkan sepinya permintaan pasar dunia. “Secara nasional memang semua harga komoditi menurun, bukan hanya karet saja. Saya sudah panggil Pak Ginting untuk bentuk Asosiasi Karet agar kita bisa menstabilkan harga karet, karena pemerintah sangat prihatin,” ungkapnya, Selasa (24/03) kemarin.
Dengan dibentuknya asosiasi menurun Rustam, masyarakat akan lebih mudah menyampaikan keluhannya dan tim asosiasi juga akan lebih mudah menyampaikan apa yang dialami masyarakat. “Kalau sudah dibentuk asosiasi nanti kita bisa carikan solusinya, seperti masalah sawit dulu. Karena itu, kita akan koordinasi dengan Dinas Koperasi dan BUMD,” terang Rustam.
Selain akan membetuk asosiasi, menurut Rustam, Ia juga sudah membicarakan hal ini ke Menteri Perdagangan, namun karena karet ini dikenal sebagai proyek sarung tangan, inilah yang menjadi kendala Pemprov Babel. “Saya sudah bicara ke Menteri perdagangan, dan ke Distanbunak juga saya minta mereka lakukan pendataan agar bagaimana hasilnya nanti dapat menjadi bahan kita untuk melangkah,” ujarnya.
Sedangkan kualitas karet dari Babel sendiri, menurut Rustam juga kurang, begitupula untuk SDM nya harus dapat pembinaan. “Karena harga karet ini tergantung pasar dunia sehingga tidak bisa diperkirakan kapan turunnya. Saya harap ada pembinaan SDM dulu,” pungkasnya. (eza)